RadarJombang.id - Wakil Ketua Komisi D DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot), mengunjungi dua TPQ di Jombang, Minggu (9/6).
Yang pertama, adalah TPQ Masjid Jami Ar Ridlo Kauman dan TPQ Al Muhibbin Desa Betek. Keduanya di Kecamatan Mojoagung.
’’Diminta mengunjungi TPQ manapun se-Jombang saya siap,’’ kata Pengasuh Asrama Sulaiman Bilqis dan Bilqis 2 PP Darul Ulum Rejoso ini.
Yang penting menurutnya, adalah pengurus TPQ mempersilakan dia datang.
’’Kalau tiba-tiba saya datang tanpa diundang, khawatirnya ditolak,’’ urai ketua DPC Demokrat Jombang ini.
’’Intinya, tidak harus di dapil saya,’’ ucap wakil rakyat yang terpilih melalui dapil 2 yang meliputi Kecamatan Diwek, Jogoroto dan Sumobito.
Setiap akhir pekan, bendahara ikatan sarjana NU (ISNU) Jombang ini rutin mengunjungi TPQ.
’’Tujuan saya hanya memotivasi dan mengapresiasi anak-anak agar semakin rajin belajar ngaji," ungkapnya.
"Bukan hanya membaca dan menghafal Alquran, tapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,’’ terang ketua MPC Pemuda Pancasila Jombang kelahiran 23 Maret 1975 ini.
Semua santri TPQ yang dia kunjungi juga diberi sangu.
Baca Juga: Ini Bentuk Dukungan Nyata Gus Sentot Pada Koperasi Ojol Sapu Jagat di Jombang
’’Saya niatkan pahalanya untuk orang tua,’’ tutur putra almarhum KH Ahmad Rifai Romly dan Hj Ummu Aiman binti KH Mahrus Aly Lirboyo ini.
Saat mengunjungi TPQ Al Muhibbin Betek, Gus Sentot bertanya kenapa diberi nama itu?
Ustad Aris menjawab; Karena dia ingin ngalap berkah almarhum KH Mohammad Djamaluddin Ahmad Tambakberas yang memberi nama pondoknya Al Muhibbin.
’’Jawaban itu mengingatkan saya pada figur Kiai Jamal yang sangat tawaduk,’’ urai ketua PSSI dan Perkemi Jombang ini.
Saat pernikahan adik Gus Sentot, Kiai Jamal diminta menyampaikan tausiah.
’’Saat itu, Kiai Jamal tidak mau naik ke panggung. Beliau memilih menyampaikan tausiah dibawah. Karena tawaduk dengan para kiai yang hadir,’’ kenang alumnus S2 Teknik Industri ITS Surabaya ini. (jif/naz/riz)
Editor : Achmad RW