RadarJombang.id – Keberadaan fasilitas umum (fasum) di sepanjang trotoar Wahid Hasyim Jombang jadi rasan-rasan warga.
Salah satunya keberadaan bola beton di sepanjang trotoar yang tak lagi utuh.
Dari total 100 bola beton, sekarang hanya tersisa sekitar 93 bola beton saja di lokasi.
Pantauan di lokasi, bola-bola beton yang fungsinya sebagai pembatas jalan dan trotoar jumlahnya tak lagi komplet.
”Ingat saya yang di dekat Traffic Light utara RSUD itu dulu ada yang pecah, sekarang tidak ada bekasnya. Sepertinya belum diganti,” terang Yusuf, salah satu warga.
Secara keseluruhan jumlahnya hanya sekitar 93 bola beton.
Masing-masing tersebar 60 bola beton berasa di seksi satu dan 33 buah bola beton berada di seksi dua.
Dikonfirmasi terkait itu Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang Agung Hariadi mengakui, bola beton menjadi kewenangan pihaknya.
Sejumlah bola beton yang pecah sudah dibersihkan dari lokasi.
Nantinya bola-bola beton yang pecah itu akan diganti dengan bola beton yang baru.
”Jadi masih pesan, perbaikannya dicicil. Tidak pecah satu langsung diganti,” kata Agung.
Pihaknya sudah menginventarisir jumlah bola beton yang rusak nantinya akan diganti.
”Kita sudah pesan, sekarang tinggal nunggu barangnya,” tandas Agung. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW