Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Update Penanganan Pintu Dam Karet Jatimlerek Jombang yang Jebol: Pembangunan Kisdam Baru Capai 20 Meter

Achmad RW • Sabtu, 8 Juni 2024 | 18:56 WIB

 

Ratusan sandbag yang disiagakan di dekat Dam karet Jatimlerek untuk pembuatan kisdam untuk pengecekan bocoran pintu air
Ratusan sandbag yang disiagakan di dekat Dam karet Jatimlerek untuk pembuatan kisdam untuk pengecekan bocoran pintu air

RadarJombang.id  – Pembuatan kisdam atau tanggul darurat untuk pengecekan kerusakan dam Karet Jatimlerek Jombang berlangsung cukup lama.

Meski sudah sepekan berjalan, pembuatan tanggul dari tumpukan karung tanah di area pintu 6 Dam Karet Jatimlerek baru mencapai sekitar 20 meter.

”Laporan terakhir kemarin, pembangunan kisdam sudah mencapai 20 meter,” ungkap Kabid SDA Dinas PUPR Kabupaten Jombang Sultoni.

Jika diukur dari lebar pintu 6, masih membutuhkan sekitar 40 meter lebih untuk bisa menutup seluruh pintu 6 Dam Karet Jatimlerek yang mengalami kerusakan.

”Prosesnya memang bertahap, dan setiap hari teman-teman juga terus melakukan upaya menaruh jumbobag itu,” lontarnya.

Pembuatan kisdam itu, memang sangat penting dilakukan untuk bisa melihat seberapa parah tingkat kerusakan yang muncul pada karet penutup pintu 6 tersebut.

Setelah kerusakan terlihat, proses perbaikan baru bisa dianalisa dan diputuskan.

”Apakah akan menggunakan sistem penambalan, atau harus dilakukan penggantian total pada karet penutupnya,” terangnya.

Sebelumnya, salah satu petugas Dam Karet Jatimlerek sisi Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh M Effendi mengatakan, penanganan kerusakan di titik pintu 6 Dam Karet Jatimlerek mulai dilakukan.

Tahap awal, petugas membangun kisdam di area pintu 6. Tujuannya, untuk membendung aliran Sungai Brantas yang masuk di titik pintu 6.

Baca Juga: Luas Tanam di Utara Brantas Jombang Dipastikan Menyusut, Buntut Jebolnya Pintu Dam Jatimlerek

Dengan begitu, petugas bisa melakukan pengecekan untuk mengetahui tingkat kerusakan pintu dam.

”Estimasinya hingga 600 sandbag. Sekarang hampir 200 karung, makanya alat berat sudah di sini langsung dipasang,” ujar dia.

Diakui, imbasnya dibukanya pintu itu berdampak ke intake (bangunan bagi sadap) irigasi Jatimlerek yang sebelumnya dikeluhkan petani Kecamatan Plandaan dan Ploso.

”Mau tidak mau sekarang debitnya turun, karena airnya langsung dilepas. Tidak bisa masuk ke intake di Jatimlerek, tapi ini kita lakukan untuk perbaikan dam,” kata Effendi.

Kerusakan pintu Dam Karet Jatimlerek sendiri, memang menjadikan petani di kawasan utara Sungai Brantas kelimpungan.

Dari hasil pendataan sementara yang dilakukan Dinas Pertanian (Disperta) Jombang, total luas lahan pertanian yang terdampak mencapai hingga 1.341 hektare.

Lokasinya tersebar di wilayah Kecamatan Plandaan dan Kecamatan Ploso.

”Dari pendataan yang kita lakukan, total sekitar 1.341 hektare lahan mengandalkan pengairan dari Saluran Primer Jatimlerek,” terang Kepala Disperta Jombang M Rony, Rabu (15/5).

Guna kebutuhan irigasi pertanian, petugas mendatangkan dua unit mesin pompa tujuannya agar petani tetap bisa menggarap sawah (riz/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#Kisdam #sandbag #Jombang #kerusakan #Jatimlerek #dam karet