RadarJombang.id – Rencana pemerintah pusat memperbaiki jalan kabupaten ruas Jatigedong - Jatibanjar bakal dilakukan tahun ini.
Namun, paket program tak termasuk perbaikan jembatan pelat besi di lokasi yang sama.
Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi mengatakan, sepanjang tiga kilometer jalan di ruas itu bakal diperbaiki pemerintah pusat melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun ini.
Namun, menyisakan jembatan berbahan pelat besi di Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso.
”Jadi informasi terakhir yang kami terima, untuk jembatan di Jatigedong tidak masuk ke pengerjaan teman-teman pusat,” kata Bayu.
Dijelaskan, di sepanjang ruas itu hanya terdapat satu jembatan.
Kondisinya juga tak sebegitu lebar, sekitar 3 meter.
Awalnya pemkab mengajukan agar jembatan itu masuk dalam penanganan ruas jalan Jatigedong – Jatibanjar.
”Ternyata anggaran tidak sampai turun untuk kebutuhan pengerjaan jembatan, dari pusat hanya sanggup mengerjakan jalannya saja,” imbuh dia.
Sehingga salah satu opsinya menurut Bayu, jembatan itu bakal ditangani pemkab, namun, tak langsung tahun ini.
”Jadi kita rencanakan masuk di kegiatan 2025 mendatang,” kata Bayu.
Sebelumnya, kondisi jalan rusak di Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso bakal tertangani.
Perbaikan didanai pemerintah pusat Rp 45,1 miliar bersumber APBN 2024.
Saat ini masih menunggu pemenang lelang.
Ruas Jatibanjar-Jatigedong sepanjang tiga kilometer bakal dicor dan dilakukan pelebaran menjadi enam meter.
Ruas jalan itu menjadi salah satu jalan kabupaten yang diusulkan pemkab ke pemerintah pusat ditangani melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD). (fid/ang/riz)
Editor : Achmad RW