Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sebut Ada Kesalahan Konstruksi, DLH Kini Kedodoran Perbaiki Lampu Trotoar Wahid Hasyim

Ainul Hafidz • Jumat, 10 Mei 2024 | 22:46 WIB
Kondisi lampu trotoar wahid hasyim Jombang yang mati (9/5)
Kondisi lampu trotoar wahid hasyim Jombang yang mati (9/5)

RadarJombang.id  – Kerusakan yang muncul pada sejumlah fasilitas umum (fasum) trotoar Wahid Hasyim Jombang membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang kedodoran.

Salah satunya banyaknya lampu taman yang terus-rterusan padam meski sudah berulangkali diperbaiki.

DLH menduga  ada jaringan kabel listrik bermasalah hingga kesalahan konstruksi yang jadi penyebabnya.

Kepala DLH Jombang Miftahul Ulum mengatakan, meski sudah dilakukan penggantian pada bohlam lampu, selama ini sering padam.

Diduga penyebabnya ada pada jaringan kabel listrik yang tertanam atau berada di bawah trotoar.

”Jadi begini, kemungkinan ada masalah di konstruksi atau jaringan kabel bawah. Idealnya harus dibongkar atau diganti,” katanya melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau M Amin Kurniawan.

Dicontohkan, pihaknya sudah melakukan penggantian bohlam di beberapa titik.

Namun, tak bertahan lama, lampu-lampu taman itu kembali mati, terutama usai turun hujan.

”Analisa kami, penyebab padamnya bukan karena bohlam, tapi jaringan kabel bawah konslet. Sehingga berakibat ke bohlam,” imbuh dia.

Meski demikian, pihaknya bakal mengganti beberapa lampu yang saat ini mati.

”Karena sekarang sudah memasuki kemarau, kita ganti dulu bohlam sambil kita analisa lagi permasalahan di sana,” kata Amin.

Baca Juga: Lantai Trotoar Wahid Hasyim Jombang Hancur, Penanganannya Harus Menunggu Ini

Pantauan di lokasi, deretan lampu taman berbentuk persegi panjang di seksi dua padam, Rabu (8/5).

Tak ada satupun yang menyala. Sementara itu, beberapa lampu di seksi lainnya juga padam.

Untuk diketahui, proyek rehabilitasi trotoar KH Wahid Hasyim menyedot APBD 2021 mencapai Rp 16,7 miliar.

Sejak pengerjaan proyek selesai November 2021, banyak ditemukan fasilitas umum (fasum) trotoar yang rusak.

Mulai pot bunga, pohon peneduh yang mati, tong sampah, neon box, taman vertikal hingga pasangan keramik yang pecah.

Pihak kontraktor melakukan perbaikan secara bertahap hingga berakhirnya masa pemeliharaan sekitar 19 November 2022. Setelahnya, pemeliharaan menjadi beban pemkab. (fid/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#trotoar wahid hasyim #DLH #lampu #mati