Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tak Masuk Anggaran Pusat, Pelebaran Duiker Ruas Kabuh-Tapen Harus Dicicil Pemkab Jombang

Ainul Hafidz • Minggu, 5 Mei 2024 | 17:46 WIB
Pengerjaan duiker di ruas Kabuh-Tapen Desa Sumbergondang, Kecamatan Kabuh, Jumat (3/5).
Pengerjaan duiker di ruas Kabuh-Tapen Desa Sumbergondang, Kecamatan Kabuh, Jumat (3/5).

RadarJombang.id – Pelebaran duiker di ruas jalan kabupaten Kabuh-Tapen dipastikan tak masuk dalam anggaran pemerintah pusat.

Karena itu, tugas pelebaran duiker jalan ruas Kabuh-Tapen itu jadi tanggungan Pemkab Jombang. dicicil.

Sedikitnya, ada empat titik duiker di ruas Kabuh-Tapen yang sudah dicicil Dinas PUPR Jombang.

Seperti terpantau di Desa Sumbergondang, Kecamatan Kabuh (28/4) lalu.

Tampak duiker sudah diaspal, kondisinya juga sudah menyambung jalan cor.

Material proyek berupa pasir juga masih berada di lokasi.

Berikut tong jadi penanda adanya pengerjaan terpasang dibeberapa titik.

”Sudah mulai diperbaiki sebelum hari raya Idul Fitri,” kata Ahmad Junaidi salah seorang warga.

Dikatakan, usai jalan tersebut dicor dan dilebarkan tahun lalu, beberapa titik duiker tak masuk dalam pengerjaan. Di antaranya sayap duiker dan pembatasnya.

”Sebenarnya sudah diaspal, tinggal samping-sampingnya saja yang belum,” tutur dia.

Sehingga lanjut dia, saat ini sebagian titik sudah terdapat pengaman.

Baca Juga: Warga Resah! Jalan Cor Ruas Kabuh-Tapen yang Baru Selesai Dikerjakan Jadi Lokasi Balap Liar

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi mengakui, adanya pengerjaan di lokasi itu.

”Jadi itu kegiatan ikut kita masuk pemeliharaan,” ujar dia melalui Agung Setiaji Kabid Bina Marga, Sabtu (4/5) siang.

Saat ini lanjut dia, penanganan masih berlangsung. Namun belum seluruh titik.

”Jadi tidak semua kita kerjakan tahun ini, dicicil dulu. Sekarang tiga sampai empat titik,” ujar dia.

Diakui, ruas jalan itu tahun lalu dikerjakan pemerintah pusat.

Namun, mayoritas duiker yang berada di jalan itu tak masuk dalam penanganan.

Sehingga, saat ini dilakukan pemeliharaan.

”Karena ada sebagian lebar jalan dengan duiker tidak sama, sehingga kita masukkan dalam pemeliharaan,” kata Agung.

Seperti diketahui, jalan ruas Kabuh-Tapen yang rusak diperbaiki pemkab dan pemerintah pusat tahun lalu.

Masing-masing pemkab mengerjakan sepanjang 1,3 kilometer, sedangkan pemerintah pusat sepanjang 9 kilometer.

Ruas itu selain jalan dicor juga dilebarkan menjadi 9 meter. (fid/ang/riz)

Editor : Achmad RW
#Jombang #duiker #Pemkab #dicicil #kabuh-tapen