Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Perbaikan Tak Awet, Jalur Alternatif Jombang - Kediri Berlubang Lagi

Azmy endiyana Zuhri • Minggu, 21 April 2024 | 14:53 WIB
Kondisi jalan kabupaten penghubung Jombang – Kediri terpantau berlubang, Sabtu (20/1).
Kondisi jalan kabupaten penghubung Jombang – Kediri terpantau berlubang, Sabtu (20/1).

RadarJombang.id – Perbaikan jalan kabupaten penghubung Jombang – Kediri di Kecamatan Gudo belum maksimal.

Pasalnya, setelah dilakukan perbaikan, jalan alternatif Jombang-Kediri ini kembali berlubang.

Banyaknya lubang yang menganga membuat pengguna jalan was-was saat melintas.

Seperti yang terpantau di Jalan Raya Desa Plumbongambang hingga Desa Tanggungan, Kecamatan Gudo, Sabtu (20/4).

Sebagian jalan kini sudah berlubang meski belum genap dua bulan diperbaiki.

“Sebelum puasa kemarin sepertinya baru dilakukan perbaikan,” ujar Sulistiyo salah satu warga sekitar.

Dijelaskan, hanya saja perbaikan yang dilakukan sekadar tambal sulam saja.

Sehingga, tidak berselang lama jalan kembali rusak.

”Hanya ditambal sulam saja. Beda yang di Dusun Kasemen itu sudah bagus,” katanya.

Menurutnya, mudahnya jalan ini berlubang dikarenakan sering dilalui kendaraan bertonase besar.

Sementara, hal itu tidak sesuai dengan kelas jalan.

Baca Juga: Ambrol Melulu, Saluran Pinggir Jalan Nasional di Jombang Ini Tak Pernah Awet

”Truk besar banyak yang melintas. Ya jalan semakin mudah rusak meski ditambal,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Binamarga Dinas PUPR Jombang Agung Setiaji mengatakan, tahun ini ruas jalan tersebut bakal dilakukan rehabilitasi.

”Ya tahun ini dianggarkan untuk peningkatan jalan Kasemen-Tanggungan,” katanya.

Untuk anggaran sendiri, sudah disiapkan Rp 4.534.962.000. Hanya saja, untuk pekerjaan sendiri masih belum dilakukan.

”Ini masih proses akan menuju lelang. Segera kita akan masukan ke pengadaan barang dan jasa (PBJ),” tuturnya.

Meski begitu, untuk meminimalisir kerusakan. Pihaknya tetap berupaya melakukan pemeliharaan.

Sehingga tidak membahayakan pengguna jalan. ”Kita setiap hari melakukan pemeliharaan jalan,” pungkas Agung. (yan/ang/riz)

Editor : Achmad RW
#jalur alternatif #jalan #gudo #Jombang-Kediri #lubang