Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tak Tercover di 2024, Perbaikan Jembatan Kudubanjar Jombang Diusulkan Masuk APBD 2025

Ainul Hafidz • Minggu, 24 Maret 2024 | 20:24 WIB

 

Salah satu warga melintas di jembatan Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu Jombang untuk menyeberangi Kali Marmoyo.
Salah satu warga melintas di jembatan Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu Jombang untuk menyeberangi Kali Marmoyo.

RadarJombang.id - Perbaikan jembatan putus di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu Jombang gagal dicover melalui APBD 2024.

Kendati demikian, Pemkab Jombang menyebut akan kembali memasukkan perbaikan jembatan Kudubanjar itu pada APBD 2025.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang Agung Hariadi mengatakan, pihaknya terus mengupayakan agar jembatan Kudubanjar Jombang itu bisa ditangani.

Sebab, tahun ini tak masuk dalam prioritas program kegiatan perangkat daerah.

”Jadi untuk jembatan di Kudubanjar (Kecamatan Kudu) coba kita usulkan di APBD 2025,” kata Agung kepada Radar Jombang, Jumat (22/3).

Dijelaskan, langkah itu dilakukan karena sejak putus malam pergantian tahun 2019 ke 2020 lalu, sampai sekarang belum pernah tersentuh penanganan.

Masyarakat secara swadaya yang memperbaiki, dengan menyambung jembatan itu memakai plat besi.

”Sebenarnya sudah kami usulkan masuk program 2024 atau tahun ini, ternyata kena refocussing anggaran. Sehingga tahun ini batal diperbaiki,” imbuh dia.

Jembatan itu menjadi salah satu yang terdampak bencana sampai saat ini belum tertangani.

Seperti halnya jembatan di Desa Barongsawahan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, serta dua jembatan di Kecamatan Bareng.

”Kalau jembatan Barongsawahan info yang kami terima jembatan untuk kendaraan roda dua, sekarang masih diidentifikasi teman-teman,” ujar Agung.

Sedangkan dua jembatan di Kecamatan Bareng terdampak bencana banjir bandang Februari 2021 lalu, menurut dia, berupaya mengusulkan penanganan ke pemerintah pusat.

Sehingga, nantinya bisa tertangani secara permanen.

”Jembatan di Dusun Banjarsari Desa/Kecamatan Bareng dan Banjaragung Kecamatan Bareng rencananya mau diusulkan program pemerintah pusat,” kata Agung.

Sebelumnya, perbaikan jembatan putus di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, batal dilakukan 2024.

Alokasi yang sedianya untuk perbaikan jembatan ini sebesar Rp 3 miliar sudah tidak masuk dalam APBD 2024 akibat refocussing anggaran.

Padahal, jembatan di atas Kali Marmoyo yang melintasi Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu ini putus sejak lama.

Tepatnya, Selasa (31/12/2019) lalu atau menjelang pergantian tahun 2020. (fid/ang/riz)

Editor : Achmad RW
#2024 #Jembatan #Jombang #2025 #Perbaikan