Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Penanganan Tanggul Rusak Sungai Catak Banteng di Jombang Lamban, Warga Sambat: Sudah 3 Kali Pindah Kamar Mandi

Achmad RW • Minggu, 10 Maret 2024 | 13:10 WIB
Tanggul sungai Catak Banteng di Dusun Kebondalem, Desa Kademangan yang kembali ambrol (8/3)
Tanggul sungai Catak Banteng di Dusun Kebondalem, Desa Kademangan yang kembali ambrol (8/3)

RadarJombang.id - Kerusakan tanggul juga dirasakan warga pinggir sungai Catak Banteng Mojoagung Jombang.

Di lokasi ini, tanggul yang ambrol di Sungai Catak Banteng bahkan sudah berlangsung selama beberapa kali dan terus mengancam rumah.

Bahkan, salah satu warga yang terdampak longsoran sungai Catak Banteng harus memindahkan 3 kali kamar mandinya yang terus tergerus air sungai.

Salah satunya, rumah Irine Sekar Kinasih, 30, warga Dusun Kebondalem, Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung.

Tanggul sungai Catak Banteng yang berada tepat di belakang rumahnya, kembali ambrol tergerus air, Jumat (8/3) siang.

“Kejadian terakhir sebelum salat jumat, yang ambrol tepat di belakang rumah,” ungkapnya.

Ia bercerita, tanggul ambrol setelah debit air Sungai Catak Banteng tinggi sejak beberapa hari terakhir. 

“Kan memang belum dibangun tanggul permanen, kejadian seperti ini sudah terjadi beberapa kali, rumah yang dulu masih ada tanah sebelum sungai, sekarang pres,” beber dia.

Tanggul yang ambrol bahkan sudah membuat ia dan keluarganya harus memindahkan lokasi kamar mandi.

“Sudah tiga kali kamar mandi hilang karena tanggul ambrol,” lontarnya.

Kondisi sama juga   menimpa rumah tetangganya yang lain. “Yang punya tetangga ini malah sudah habis rumahnya,” tambah dia.

Baca Juga: Detik-detik Pemuda di Jombang yang Ceburkan Diri di Sungai Brantas Terekam CCTV Bendung Karet Menturus

Ia mengaku, laporan kerusakan hingga kini belum ada penanganan serius. “Tidak ada pembenahan sama sekali sampai sekarang,” pungkasnya.

Sementara Kabid SDA Dinas PUPR Kabupaten Jombang Sultoni, membenarkan terjadinya longsoran tanggul di Sungai Catak Banteng itu.

"Memang itu sudah lama dan kondisinya memang ada gerusan di sana," terang Sultoni.

Namun, menurut Sultoni, kerusakan itu juga disumbang lokasi rumah yang disebutnya memakan sempadan sungai.

"Memang harusnya tidak bolah seperti itu kondisi rumahnya," lontarnya

Saat disinggung terkait perbaikannya, Sultoni menyebut kerusakan itu sudah dilaporkan ke BBWS Brantas sebagai pemilik wewenang.

"Kita tetap laporkan ke BBWS Brantas, selalu pemilik kewenangan," pungkasnya. (riz/bin/riz)

Editor : Achmad RW
#Mojoagung #Jombang #Tanggul #sungai catak banteng