RadarJombang.id - Wakil Ketua Komisi D DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot), menghadiri penutupan giat senam jelang Ramadan di Desa Jatipelem Kecamatan Diwek, Jombang (7/3).
Meski selama puasa kegiatan senam libur, Gus Sentot berharap mereka tetap olahraga.
’’Selama puasa harus tetap jaga kesehatan. Senam bareng-barengnya libur, ya tetap senam sendiri-sendiri di rumah. Syukur-syukur bisa senam bersama keluarga masing-masing,’’ kata Gus Sentot yang juga pengasuh Asrama Sulaiman Bilqis dan Bilqis 2 PP Darul Ulum Rejoso ini.
Intensitas senamnya juga perlu dikurangi selama ramadan, agar tubuh tidak kelelahan dan kurang cairan.
’’Biasanya senam satu jam, selama puasa cukup setengah jam,’’ ucap ketua DPC Partai Demokrat Jombang ini.
Ketua PSSI dan Perkemi ini menjelaskan, jiwa yang sehat terdapat dalam tubuh yang sehat.
’’Makanya senam itu sangat penting dan banyak manfaatnya,’’ urai bendahara ikatan sarjana NU (ISNU) Jombang ini.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Jombang kelahiran 23 Maret 1975 ini menganjurkan, agar selama puasa tidak olahraga pagi.
’’Selama puasa jangan olahraga pagi, karena bisa bikin lemes dan kehausan,’’ kata putra almarhum KH A Rifa’i Romly ini.
Sebaliknya, dia menganjurkan agar olahraga sore hari.
’’Selama puasa olahraganya sore hari, karena bisa maksimal membakar lemak. Setelah itu langsung buka sehingga terasa sangat nikmat,’’ terang alumnus S2 Teknik Industri ITS Surabaya yang kini dosen di Universitas Islam Tribakti Kediri. (jif/naz/riz)
Editor : Achmad RW