RadarJombang.id - Rusaknya sejumlah rumah gegara tanah gerak di Wonosalam, Jombang memaksa warga sementara harus mengungsi.
Warga yang terusir dari rumahnya yang rusak gegara tanah gerak di Wonosalam, Jombang itu, terpaksa menempati halamanatau emperan rumah tetangga dan saudaranya.
BPBD Jombang juga menyebut tengah melakukan pendataan lebih lanjut perihal bencana tanah gerak di Dukuh Sumberlamong, Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Jombangitu.
BPBD menyebut, untuk warga yang masih harus mengungsi, akan didirikan tenda darurat hingga dapur umum.
“Yang jelas, kita masih fokus pertama tadi ke penyelamatan penghuni atau warganya, seluruhnya dipastikan selamat tidak ada korban luka maupun korban jiwa,” ungkap Bambang Dwijo Pranowo, Kalaksa BPBD Jombang.
Bambang juga membenarkan, kejadian tanah bergerak yang merusak 10 rumah di Desa Sambirejo itu, memang sudah sempat dilakukan penelitian. Dan telah mengeluarkan hasil.
“Memang sudah pernah dilakukan penelitian, untuk langkah relokasi dan selanjutnya kami akan koordinasikan tentunya,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat ini, pihaknya menyebut juga akan menyiapkan sejumlah penampungan bagi pengungsi.
Ia menyebut, nantinya akan ada tenda darurat yang dibangun sementara untuk warga.
“Makannya juga juta akan penuhi melalui dapur umum, dimulai hari ini (kemarin,Red)” pungkasnya. (riz/bin/riz)
Editor : Achmad RW