Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sungai di Jombang Meluber Gegara Hujan Deras Semalaman, Sejumlah Desa Terendam Hingga 2 Meter

Achmad RW • Kamis, 7 Maret 2024 | 13:10 WIB
Kondisi banjir yang merendam permukiman warga di Dusun Kebondalem, Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung Rabu (6/3) pagi. Banjir ini akibat sungai yang meluap.
Kondisi banjir yang merendam permukiman warga di Dusun Kebondalem, Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung Rabu (6/3) pagi. Banjir ini akibat sungai yang meluap.

RadarJombang.id - Hujan deras yang melanda wilayah hulu membuat beberapa sungai di Kecamatan Mojogung dan Sumobito Jombang meluap, Rabu (6/3) pagi.

Akibat meluapnya tiga sungai di Jombang itu, sejumlah desa terendam air banjir.

Bahkan, di lokasi terparah, banjir luapan sungai itu merendam permukiman hingga kedalaman 2 meter.

Salah satu permukiman yang terendam air, adalah Dusun Kabondalem, Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung. 

Di Dusun ini, air mulai masuk ke permukiman sejak Rabu (6/3) dini hari.

“Sejak pukul 01.00 air sudah meluber, tapi mulai masuk rumah pukul 03.00,” terang Herlina, 40, salah seorang warga Dusun Kebondalem.

Ia menyebut, banjir yang menggenangi kampungnya akibat luberan dua sungai besar di dekat rumah. Yakni sungai Catak Banteng dan Kali Pancir.

“Kemarin malam kan hujan deras dari sore sampai malam, akhirnya ya meluber,” lontarnya.

Banjir juga terjadi rutin setiap musim hujan. Sehingga ia sendiri mengaku tak khawatir.

“Ya memang sudah langganan, beberapa rumah warga juga sudah punya ruangan khusus di atap untuk njagani banjir,” imbuhnya.

Padahal, ketinggian banjir mencapai 2 meter. “Kalau di dalam rumah sekitar 70-80 sentimeter, tapi kalau di luar ya bisa sampai 2 meter paling parah,” tegasnya.

Baca Juga: Kali Gunting Jombang Digelontor Anggaran Rp 20 Miliar Tahun 2024, Bakal Dipakai Proyek Pengendalian Banjir

Hal ini dibenarkan Kepala Dusun Kebondalem Irwan Susanto. Menurutnya, ada 500 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir.

Namun, hingga Rabu (6/3) siang, hanya 4 orang yang  mengungsi.

“Ya memang sudah rutin banjir seperti ini, dan trennya sudah mulai surut,” ungkap dia.

Banjir disebutnya juga menyapa sejumlah desa lain di Kecamatan Mojoagung.

“Informasi teman-teman relawan bencana, ada Desa Tanggalrejo, Dukuhmojo, Mancilan, Betek dan Desa Karobelah. Selain Desa Kademangan ini,” bebernya.

Pantauan hingga sore, air terpantau surut. Begitu juga aliran Sungai Catak Banteng dan Kali Pancir juga terpantau surut. (riz/bin/riz)

 

 

 

Editor : Achmad RW
#banjir #hujan #Permukiman #meluber #sungai #Desa