RadarJombang.id – Harapan petani Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan Jombang memiliki embung untuk membantu masalah irigasi mulai ada titik terang.
Setelah tahun lalu pengadaan lahan tuntas, tahun ini direncanakan pengerjaan konstruksi embung Purisemanding Jombang akan dilakukan.
Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi mengatakan, pembebasan lahan untuk pembangunan Embung Purisemanding Jombang tahun lalu sudah tuntas.
Dari informasi yang ia dapatkan, tahun ini rencana dilanjutkan pengerjaan konstruksi. Anggaran pembangunan dari APBN.
”Jadi,posisi sekarang persiapan tender di Kementerian PUPR, ketika jadwal lancar, April sudah mulai ke konstruksi,” kata Bayu kepada Jawa Pos Radar Jombang, Jumat (1/3).
Dijelaskan, sebetulnya pemkab Jombang sebenarnya mengajukan pembangunan tiga embung.
Meliputi Embung Purisemanding, Embung Bareng di Desa/Kecamatan Bareng, dan Embung Karangan 2 di Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam.
”Yang sudah terealisasi sementara hanya di Embung Purisemanding,” imbuh dia.
Pengerjaan tahun ini, lanjut Bayu, terfokus pada konstruksi tubuh embung.
”Jadi yang dibangun tahun ini tubuh embung beserta jaringan,” ujar Bayu.
Baca Juga: Dinas PUPR Jombang Konsisten Rehab Embung dan Bendung hingga Normalisasi Saluran
Diakui rencana awal embung itu memerlukan lahan seluas 9,8 hektare. Sementara yang sudah dibebaskan 4,8 hektare.
”Jadi, sisanya atau 5 hektare dalam perjalanan tidak memungkinkan dibebaskan, hanya itu (4,8 hektare) saja,” tutur dia.
Sebab rencananya sisa 5 hektare nantinya sebagian diperuntukkan untuk wisata.
”Karena fungsi pertama untuk alokasi air musim kemarau, khususnya musim tanam kedua dan ketiga. Kedua, untuk wisata ketika semua sudah terbebaskan,” kata Bayu.
Pantauan di lokasi, petak sawah dan sebagian lahan yang sudah dibebaskan sudah dipasang patok.
Beberapa di antaranya juga sudah terpasang patok bertuliskan BBWS Brantas Embung Purisemanding. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW