RadarJombang.id - Banjir akibat luapan Kali Marmoyo yang menggenangi sejumlah permukiman dan jalan di utara brantas mulai surut.
Namun, banjir luapan Kali Marmoyo di Utara Brants Jombang itu masih terpantau menggenang di areal persawahan.
Kalaksa BPBD Jombang Bambang Dwijo Pranowo menyebut dari data terakhir Kamis (8/2) siang, menyebut luberan Kali Marmoyo itu berdampak di 6 Desa di 2 Kecamatan.
“Lokasinya di Desa Jatigedong dan Gedongombo, Kecamatan Ploso dan Desa Sidokaton, Bakalanrayung, Kudu Banjar dan Sumberteguh, Kecamatan Kudu,” ucapnya melalui Stevy Maria, penanggung jawab operasional lapangan, penanggulangan bencana dan kebakaran BPBD Jombang.
Dari pemantauan terakhir, air yang sebelumnya menggenangi permukiman dan jalan nyaris sepenuhnya sudah surut.
“Karena debit air Kali Marmoyo juga surut, genangan juga surut, kecuali tadi di Sumberteguh, Kudu yang memang paling ujung,” lanjutnya.
Kendati demikian, pihaknya menyebut genangan belum sepenuhnya hilang dari areal persawahan.
Tercatat, seluruh 5 desa itu masih memiliki genangan air luberan dari Kali Marmoyo di areal persawahannya.
“Untuk ketinggian di sawah bervariasi, kalau totalnya perkiraan ada 30 hektare di Kecamatan Ploso, dan 40 hektare di Kecamatan Kudu,” imbuhnya.
Surutnya bnjir itu, disebutnya juga karena hujan yang tak lagi turun di wilayah hulu Kali Marmoyo, sehingga membuat debitnya juga turun.
“Kalau permukaan sungai memang masih tinggi, namun menurunnya debit itu tidak sampai membuat overtopping atau meluber,” pungkasnya. (riz/naz/riz)
Editor : Achmad RW