JOMBANG – Kondisi anak Kali Marmoyo di Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Jombang masih tersumbat dan butuh penanganan.
Hingga Selasa (12/12), pengangkatan sampah eceng gondok dan sampah ranting bambu di anak Kali Marmoyo itu masih harus menunggu alat berat.
Seperti yang terpantau hingga Minggu (10/12) lalu, tumpukan eceng gondok memang memanjang di anak Kali marmoyo ini.
Bahkan, di ujung titik pertemuannya dengan Kali Marmoyo, saluran ini terlihat tak bisa lagi bergerak.
Lokasi sumbatan pada anak Kali marmoyo itu, memang berada cukup tersembunyi.
Lokasinya di ujung Dusun Lengkong, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso.
“Itu memang pas air besar kemarin menyumbat di situ semua, air juga sempat melubar itu,” lontar Sarjono, 33, warga setempat.
Sarjono menyebut, penyebab utama sumbatan itu adalah banyaknya eceng gondok yang tumbuh dan belum dibersihkan.
Selain itu, keberadaan jembatran beton di lokasi juga jadi penghambatnya.
“Jadi jembatan itu rendah sekali, sampahnya jadi nyangkut di situ,” lontarnya.
Ia berharap, sampah dan sangkrah itu bisa segera diangkut, agar ketika air sungai tinggi lagi, bisa lebih lancar mengalir ke hilir.
Baca Juga: Waduh! Tanggul Kali Marmoyo di Jombang Jebol, Penanganannya Terkendala Debit Air
“Ya semoga saja bisa segera dibersihkan, karena ini kan masuknya nanti juga ke Kali Marmoyo,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid SDA Dinas PUPR Kabupaten Jombang Sultoni menyebut sumbatan itu memang sudah diidentifikasi pihaknya.
“Sudah jadi kemarin kami sudah meminta UPT untuk melakukan penelusuran,” lontarnya.
Namun, pengangkutan sampah yang menyumbat parah itu, tak mungkin dilakukan dengan cara manual.
Sedangkan, alat berat yang tersedia kini masih harus bergantian digunakan di beberapa titik berbeda.
“Kami akan tinjau akses masuknya juga nanti, kalau memang memungkinkan ditangani pakai alat berat kami akan salurkan ke sana. Alat berat yang bisa masih harus melakukan pembersihan di hilir Jembatan gedongombo yang kemarin tersumbat itu,” pungkasnya. (riz/bin/riz)
Editor : Achmad RW