Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sempadan Sungai Rusak, BBWS Desak Pondasi Pabrik Plastik di Kabuh Jombang Dibongkar

Azmy endiyana Zuhri • Rabu, 6 Desember 2023 | 16:10 WIB

 

Bangunan pabrik plastik di Desa Sukodadi, Kecamatan Kabuh, Jombang ini merusak sempadan sungai dan diminta untuk dibongkar oleh BBWS Brantas.
Bangunan pabrik plastik di Desa Sukodadi, Kecamatan Kabuh, Jombang ini merusak sempadan sungai dan diminta untuk dibongkar oleh BBWS Brantas.

JOMBANG –  Polemik kegiatan pembangunan pabrik plastik milik CV KS di Desa Sukodadi, Kecamatan Kabuh Jombang yang merusak sempadan sungai ditindaklanjuti serius Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

Usai melakukan peninjauan ke lokasi, BBWS meminta pihak pabrik segera membongkar bangunan pondasi di sempadan sungai tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang Bayu Pancoroadi membenarkan, pihak BBWS sudah mengeluarkan rekomendasi terkait kegiatan pembangunan CV KS pada sempadan sungai.

”Kalau disampaikan BBWS itu yang pertama CV KS tidak melanggar sempadan sungai,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (5/12)  kemarin.

Kedua, BBWS juga meminta untuk pihak pabrik membongkar bangunan yang sudah melanggar sempadan sungai.

”Ini kami yang tidak tahu sampai kapan batas waktu yang ditetapkan BBWS untuk melakukan pembongkaran,” terangnya.

Dikatakannya, apabila pihak pabrik masih belum melakukan pembongkaran, yang mempunyai kewenangan untuk melakukan penindakan dari BBWS sendiri.

”Waktu itu kami sudah memfasilitasi antara pihak pabrik dan BBWS karena lokasi berada di Jombang. Jadi, untuk penindakan nanti kewenangan dari BBWS,” pungkasnya.

Sementara Suwardjan warga sekitar mengatakan, sampai sekarang pondasi pabrik yang menjorok ke sungai belum dilakukan pembongkaran.

Kondisi itu membuat aliran sungai menyempit dibandingkan sebelumnya. ”Sepertinya belum dibongkar,” ungkapnya.

Baca Juga: Tak Berijin, CV Kema Sejahtera Nekat Pasang Nomor PBG Palsu

Dirinya juga mengaku waswas apabila sungai menjadi menyempit. Terlebih lagi, saat ini sudah musim penghujan, sehingga dikhawatirkan akan banjir.

”Ya kalau seperti itu kan khawatirnya jadi banjir,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas PUPR Jombang memastikan adanya kerusakan saluran di Desa Sukodadi, Kecamatan Kabuh. Menyusul adanya pembangunan pabrik plastik milik CV KS.

Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan tim meninjau lokasi pembangunan pabrik plastik tersebut.

”Sebelum November lalu kita sudah tahu adanya pembangunan di saluran air, akhirnya kita langsung menerjunkan tim,” ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin.

Dirinya menambahkan, dari hasil pengecekan di lapangan, pembangunan pabrik plastik membuat saluran menyempit.

”Jadi bangunan itu mengurangi penampang basah saluran itu,” katanya.(yan/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#plastik #sempadan #pabrik #sungai #Jombang #BBWS #kabuh