JOMBANG – Sejumlah PJU di jalan nasional di Kecamatan Bandarkedungmulyo hingga Kecamatan Perak, Jombang seminggu terakhir dibiarkan mati.
Matinya PJU ini, praktis membuat ruas jalur arteri ini kondisinya jadi gelap gulita.
Pantauan di lokasi, PJU padam ini terlihat mulai dari Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo hingga masuk Desa Gondangmanis.
Tak ada satupun penerangan di pinggir jalan yang menyala.
”Sudah hampir satu mingguan mati,” kata Syamsul salah seorang pedagang kaki lima (PKL).
Menurut dia, PJU yang padam membuat pengguna jalan harus berhati-hati.
Sebab, tak sedikit kendaraan besar seperti truk dan tronton yang parkir di pinggir jalan.
”Persisnya kenapa mati kurang tahu, karena dulu masih nyala,” imbuhnya.
Kondisi sama juga terlihat di Desa Sembung, Kecamatan Perak hingga embong miring Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek. Tak ada satupun penerangan jalan cor yang menyala.
”Di sini sudah lama matinya,” sahut Hadi salah seorang sukarelawan pengatur lalu lintas.
Sejak dipasang lampu penerangan yang baru, katanya, hingga sekarang belum berfungsi.
Baca Juga: PJU Padam, Jalan Kabupaten di Jombang Jadi Gelap Gulita
”Pokoknya setelah jalan itu dicor langsung dipasang (PJU) baru, tapi belum juga dinyalakan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Budi Winarno, melalui Kabid Lalu Lintas Johan Kartika, mengaku belum ada laporan lampu PJU mati.
Padahal, di sepanjang jalan nasional itu beberapa titik penerangan menjadi kewenangannya.
”Sampai sekarang kami belum menerima laporan, biar teman-teman cek dulu,” katanya.
Sedangkan di beberapa lokasi lain, ia menyebut menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Di antaranya jalan yang baru saja dicor sepanjang Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek hingga Desa Sembung, Kecamatan Perak.
”Di sana juga sebenarnya ada PJU milik pemerintah daerah, karena milik teman-teman balai (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) belum nyala, sehingga (PJU milik pemkab) belum dipindah,” tutur dia.
Meski demikian, kondisi dua lampu penerangan yang sama-sama padam belum ada informasi.
”Kalaupun di sana juga mati akan sekalian dicek dulu, karena (PJU) milik balai (BBPJN) kelihatannya mandek. Mereka masih fokus pemasangan guardrail,” pungkasnya. (fid/bin/riz)
Editor : Achmad RW