Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pohon Tabebuya yang Mati di Trotoar Wahid Hasyim Jombang Tak Kunjung Diganti

Ainul Hafidz • Sabtu, 18 November 2023 | 17:00 WIB
Salah satu pohon tabebuya di trotoar Wahid Hasyim Jombang yang kondisinya mati dan belum diganti
Salah satu pohon tabebuya di trotoar Wahid Hasyim Jombang yang kondisinya mati dan belum diganti

JOMBANG – Pemandangan tak elok terlihat di trotoar Wahid Hasyim Jombang, Kamis (16/11).

Sejumlah titik pohon tebebuya yang mati di Trotoar Wahid Hasyim Jombang belum juga diganti dengan tanaman baru.

Kepala DLH Jombang Miftahul Ulum melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau M Amin Kurniawan membenarkan hal itu.

Sampai saat ini sejumlah pohon mati di trotoar Jl KH Wahid Hasyim belum seluruhnya diganti.

”Jadi yang jelas kami sudah siapkan 80-90 pohon,” kata Amin.

Dijelaskan, puluhan batang pohon itu tak seluruhnya akan ditanam di trotoar itu.

”Beberapa ruas jalan juga akan kami tanam ulang, misalnya di trotoar Jalan Bupati RAA Soeroadiningrat ada beberapa area kosong yang harus ditanami,” imbuh dia.

Berikut di sisi utara Jalan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), lanjut Amin, juga bakal ditanami pohon jenis tabebuya.

”Jadi posisinya ada di sebelah utara jalan,” ujar Amin.

Sayangnya, dia tak sebegitu hafal berapa tanaman yang akan diganti di trotoar Jalan KH Wahid Hasyim.

”Untuk persisnya berapa saya tidak hafal. Tapi dulu sudah ada yang ditarik teman-teman perkim sehingga posisi sekarang kosong,” tutur dia.

Baca Juga: Fasum Trotoar Wahid Hasyim Jombang Rusak Melulu, Ada Kesalahan Sejak Perencanaan?

Meski demikian, masih menurut Amin, sebelum melakukan penanaman akan melakukan identifikasi ulang.

”Iya kami identifikasi lagi nanti, misalnya ada tambahan yang mati sekalian diganti,” lanjut Amin.

Penanaman pohon dilakukan dalam waktu dekat. Sebab, menyesuaikan kondisi cuaca.

”Nunggu sampai intensitas hujannya tinggi, supaya tidak berisiko mati lagi,” kata Amin.

Sebelumnya, proyek pembangunan trotoar Jl KH Wahid Hasyim Jombang yang menelan anggaran Rp 16 miliar terus menjadi beban pemkab.

Sejak masa pemeliharaan berakhir November tahun lalu, banyak ditemukan fasilitas umum (fasum) yang rusak.

Di antaranya keberadaan tong sampah yang gosong hingga penyok, bunga di taman vertikal yang mengering, taman vertikal yang mulai karatan.

Ada juga kerusakan pada sejumlah titik keramik yang pecah, puluhan pohon tabebuya mati, pot teraso yang pecah.

Juga fasilitas lampu taman yang sering kali padam juga sejumlah titik penutup drainase yang mulai ambles. (fid/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#trotoar wahid hasyim #pohon mati #Jombang #pohon tabebuya