JOMBANG – Memasuki hari ketiga, ekskavasi lanjutan di Situs Mbah Blawu di Dusun Sumbersari, Desa Sukosari Kecamatan Jogoroto belum menemukan hasil signifikan.
Tim Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jatim hanya menemukan sejumlah batu bata kuno yang kondisinya sudah tak utuh di dekat bangunan utama situs Mbah Blawu.
Pantauan di lokasi, tim ekskavasi dari dinas P dan K Jombang dan dari BPK Wilayah XI Jatim melakukan penggalian di sisi timur struktur utama situs Mbah Blawu, tepatnya di bagian utara dan selatan.
Dari dua titik yang digali, banyak ditemukan material bata kuno yang kondisinya sudah tak utuh.
Albertus Agung Vidi Susanto Pamong Budaya Ahli Pertama BPK Wilayah XI Jawa Timur mengatakan, hingga hari ketiga, tim masih terus melakukan penggalian untuk menemukan potensi arkeologis yang belum terungkap.
”Hari ini kita tetap melakukan upaya penggalian untuk melihat potensi lain yang belum terungkap pada ekskavasi sebelumnya,’’ ujar dia.
Sejauh ini, pihaknya belum bisa memastikan struktur apa yang ditemukan pada Situs Mbah Blawu.
Namun, dugaannya mengarah ke sebuah mandala atau rumah/istana suci yang sudah ada sejak abad ke-10.
”Namun kita belum bisa memastikan. Untuk itu kita butuh temuan potensi arkeologis lainya di tahap II ini,’’ tandasnya.
Sementara itu, selain melakukan penggalian di area struktur utama, tim dari DLH Jombang juga terus melakukan pemindahan tumpukan limbah B3 yang mengelilingi situs.
Sebuah ekskavator dikerahkan untuk mengangkut tumpukan limbah slag aluminium yang telah mengeras itu.
(ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW