Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Aneh, Habis Bangun Kios 3,7 Miliar Tahun Lalu, Disdagrin Bikin Lagi 4 Kios Baru di Pasar Tunggorono

Azmy endiyana Zuhri • Sabtu, 11 November 2023 | 16:00 WIB

Penambahan Kios Pasar Tunggorono Disoal

Beberapa orang terlihat menggali lubang untuk pondasi kios baru di Pasar Tunggorono
Beberapa orang terlihat menggali lubang untuk pondasi kios baru di Pasar Tunggorono

JOMBANG – Proyek penambahan empat kios baru di Pasar Tunggorono menjadi rasan-rasan sejumlah pedagang.

Pasalnya, tahun lalu, pemkab baru saja merehabilitasi bangunan pasar hingga menelan anggaran mencapai Rp 3,7 miliar.

Itu pun hasil pekerjaannya baru diresmikan Juli tahun ini lantaran pengerjaannya molor.

Seperti pantuan Jawa Pos Radar Jombang kemarin, terlihat beberapa pekerja sedang melakukan penggalian tanah di kawasan pasar loak diduga untuk pembangunan pondasi.

Tidak terlihat ada papan informasi proyek di sekitar lokasi.

”Baru mulai Kamis (9/11) kemarin ada pengerjaan. Katanya untuk membangun empat kios,” ujar salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya.

Ia menambahkan, sebagian material proyek juga baru tiba kemarin.

”Itu material juga baru datang semua," imbuhnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Pasar Tunggorono Hariyono membenarkan adanya proyek pembangunan empat kios tersebut.

”Ya, itu untuk bangun empat bedak (kios),” katanya.

Baca Juga: Pasar Tunggorono Baru Mengenaskan: Toilet Tak Berfungsi, Pintunya Dikunci Kawat

Saat ditanya terkait anggaran yang digunakan untuk penambahan empat kios, Hariyono belum bisa memberikan keterangan banyak.

Hanya saja, ia menerangkan jika proyek tersebut tidak melalui proses lelang melainkan namun dengan sistem penunjukan langsung (PL).

”Kalau itu bisa ditanyakan langsung ke pak Aan (pengawai Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Red) karena yang menangani,” jelasnya.

Saat ditanya, kenapa pembangunan empat kios tidak dikerjakan secara terintegrasi dengan anggaran kegiatan rehabilitasi pasarsebelumnya?  Hariyono menyarankan agar konfirmasi pejabat di disdagrin.

”karena anggarannya tidak cukup. Lebih jelasnya tanya pak Aan saja,” tegasnya lagi.

Sayangnya, saat koran ini mencoba konfirmasi ke kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, Kepala Disdagrin Suwignyo tidak berada di kantor.

Begitu pula saat mencoba konfirmasi melalui sambungan telepon selular, meski terdengar nada sambung belum ada jawaban.

Pantauan di laman LPSE Jombang, pada 2023 disdagrin menganggarkan sekitar Rp 199,5 juta untuk kegiatan pembangunan pasar Tunggorono. (yan/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#pasar tunggorono #Proyek #Jombang