Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Belum Dibersihkan, Dinas PUPR Ungkap Hasil Pendataan Sungai di Jombang yang Dipenuhi Eceng Gondok

Ainul Hafidz • Kamis, 9 November 2023 | 13:47 WIB
Kondisi kali bening di Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung yang tertutup eceng gondok
Kondisi kali bening di Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung yang tertutup eceng gondok

JOMBANG – Sejumlah sungai di Jombang kondisinya memprihatinkan karena alirannya tertutur eceng gondok.

Dari pendataan yang dilakukan Dinas PUPR Jombang, setidaknya ada lima titik sungai di Jombang kondisi pertumbuhani eceng gondok-nya paling parah.

Hingga kini, proses pembersihan sungai yang tertutup eceng gondok itu belum dilakukan seluruhnya karena menunggu ketersediaan alat berat.

Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi, melalui Kabid Sumber Daya Air (SDA) Sultoni, menyampaikan, lima titik itu di antaranya Kali Marmoyo yang lokasinya berada di hulu Bendung Mernung, perbatasan antara Kecamatan Kudu dengan Kecamatan Ngusikan.

Kemudian, Kali Bening yang berada di Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung.

Ada juga Afvour (saluran buang) Besuk di Desa Mojokambang, Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Serta Kali Catakbanteng di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung.

Terakhir, adalah Sungai Ngotok Ring Kanal. ”Untuk Ngotok Ring Kanal ini airnya surut, jadi lebih banyak kangkung,” imbuh dia.

Ia menyebut, kondisi paling parah dan butuh pembersihan berada di Kali Bening.

”Jadi modelnya per spot, karena terhalang pohon. Agak panjang di Tanggalrejo (Kali Bening) kurang lebih memanjang, estimasi 300 meter,” ujar Sultoni.

Upaya pembersihan sungai dari eceng gondok itu, juga baru bisa dilakukan di beberapa titik.

Baca Juga: Kali Marmoyo Jombang Penuh Eceng Gondok,  Jembatan Sementara di Desa ini Terancam

Pembersihan, disebut Sultoni belum bisa menyeluruh, lantaran dilakukan secara manual.

”Sambil menunggu alat berat, kita bersihkan manual. Memang agak lama, dijalankan semampunya,” tutur dia.

Sultoni juga menyebut, meski cukup menganggu terutama ketika air sungai besar, eceng gondok sebenarnya juga memiliki fungsi baik di sungai.

Salah satunya, tanaman air itu dipercaya bisa mengurangi pencemaran air sungai.

”Eceng gondok ada yang sengaja dipelihara untuk mengurangi polutan. Karena bisa mengurangi dampak limbah cair yang masuk ke sungai,” pungkasnya. (fid/bin/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#pembersihan #sungai #Jombang #eceng gondok