Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Baru Dipasang, Separator Jalan Nasional di Jombang Sudah Porak-poranda

Ainul Hafidz • Senin, 6 November 2023 | 13:40 WIB
Kondisi separator jalan nasional di Kecamatan Peterongan, Jombang yang sudah porak poranda meski baru ditata kembali
Kondisi separator jalan nasional di Kecamatan Peterongan, Jombang yang sudah porak poranda meski baru ditata kembali

JOMBANG – Proyek perbaikan jalan nasional jurusan Surabaya-Madiun di ruas Peterongan, Jombang kembali menjadi rasan-rasan warga sekitar.

Itu setelah kondisi pasangan material separator jalan nasional itu di salah satu titiknya ditemukan porak-poranda padahal baru saja selesai dipasang.

Akibatnya tentu menganggu kenyamanan pengguna jalan nasional tersebut.

Pantauan di lokasi Minggu (5/11), di salah satu titiknya, kondisi pasangan seperator jalan yang terletak di tengah jalan sudah tak beraturan.

Masing-masing separator satu dengan yang lainnya terlihat tak lagi menempel alias merenggang. Beberapa separator bahkan terlihat pecah.

Kondisi ini menjadikan jalanan menyempit. Untuk mengurangi risiko bahaya, terlihat warga memasang tanda peringatan seadanya di titik pasangan separator rusak.

”Iya baru saja selesai dikerjakan, kalau tidak salah Oktober masangnya,” kata Arianto salah satu warga di lokasi.

Dikatakan, sebelumnya kondisi jalan cor di ruas tersebut rusak parah. Setelah beberapa ditambal kondisinya tetap membahayakan.

Banyak segmen permukaan jalan cor yang retak parah. Dalam perkembangannya, tahun ini jalan cor dibongkar selanjutnya diaspal.

”Termasuk pasangan seperator jalan sebelumnya juga dibongkar dan dipasang lagi,” imbuhnya. ”Kamis malam (2/11) itu masih belum rusak, baru tahu Jumat (3/11) pagi,” ujar Arianto.

Dia juga tak mengetahui persis penyebab porak-porandanya material itu.

Baca Juga: Trotoar Jalan Nasional di Jombang Bolong, Bahayakan Pengguna Jalan

Kemungkinan pasangan itu ambrol lantaran terkena getaran kendaraan besar yang lewat atau mungkin tertabrak kendaraan yang lewat.

”Mungkin materialnya kurang atau kemarin sekadar dipasang gitu saja, terus kena getaran truk besar lalu lepas,” ujar dia.

Sementara itu, Kades Peterongan Ali Muzaki mengakui, usai pengaspalan jalan pekerjaan di desa setempat dilanjut dengan separator.

”Kalau tidak salah akhir Oktober di Peterongan sudah selesai, sekarang mengarah ke Desa Mancar sampai ke Desa Keplaksari,” kata Ali.

Meski demikian, diakui, sebelumnya sudah mengetahui adanya kerusakan itu.

”Iya kapan hari lewat di dekat eks kantor Kecamatan Peterongan ada sedikit yang rontok, tidak sampai panjang,” imbuh dia.

Diharapkan, karena pekerjaan pemasangan pembatas jalan belum sepenuhnya rampung, ia berharap dilakukan pengecekan ulang.

Itu dilakukan agar tak ada persoalan yang muncul di kemudian hari.

”Apa yang kurang atau masih rusak harusnya dicek dan diperbaiki, jadi tidak langsung ditinggal ketika pekerjaan selesai. Apalagi pekerjaannya ada di jalan menyangkut banyak orang,” ujar Ali.

Saat dikonfirmasi, pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek dari Kementerian PUPR Siti Sekar Gondoarum tak menampik kerusakan pasangan median jalan.

Ia menyebut, Kerusakan itu disebabkan tertabrak kendaraan.

”Belum selesai, masih ada perbaikan-perbaikan juga di sana terutama di lokasi yang ditabrak kendaraan,” singkatnya. (fid/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#Jalan nasional #Proyek #Jombang #Separator