Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Lajur Kanan Project Kembali Bikin Diskusi Film dan AI di Jombang, Seru Banget Loh!

Dwi Aris Supriyanto • Senin, 30 Oktober 2023 | 14:36 WIB
Komunitas seniman muda saat kegiatan Car Parking Project yang digagas Lajur Kanan Project, (Jumat (27/10).
Komunitas seniman muda saat kegiatan Car Parking Project yang digagas Lajur Kanan Project, (Jumat (27/10).

JOMBANG - Gelaran Car Parking Project (CPP) yang digagas oleh Lajur Kanan Project kini menjadi ajang berkumpulnya komunitas seniman muda di Kabupaten Jombang dan sekitarnya.

Lajur Kanan Project, menyelenggarakan kegiatan pada Jumat (27/10) sekaligus memperingati Sumpah Pemuda.

Perhatian dan pembahasan mereka tertuju pada isu teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Inisiatif bulanan yang rutin dilasanakan di Warkop Ragam Lakubudi sebagai basecamp mereka yang ada di kawasan Desa/Kecamatan Jombang tersebut telah berhasil menciptakan panggung inspiratif untuk berbagi dan mendiskusikan berbagai karya seni.

Proyek CPP yang telah bergema di kalangan komunitas dinakhodai oleh Aggha Annafi sebagai Project Manager CPP.

Acara edisi Oktober kali ini juga diramaikan oleh keterlibatan Ghita dan Kahfita.

Keduanya adalah mahasiswi Hubungan Internasional Universitas Brawijaya (UB) yang menjadi master of ceremony (MC).

Salah satu highlight utama dari gelaran CPP kali ini, penayangan sekaligus apresiasi  film berjudul "Kalut".

Film karya sineas lokal yang diproduksi oleh siswa SMA Negeri 2 Jombang yang membahas isu kecemasan terhadap perkembangan teknologi di kalangan pelajar.

Atau sering disebut sebagai technological anxiety.

Pasca penayangan film, diadakan sesi diskusi dan tanya jawab menghadirkan tiga narasumber berpengalaman.

Diadara (produser film "Kalut"), Fiqo (sutradara film "Kalut") dan Taufan Tohari (seorang kurator film dari Jawa Timur).

Terdapat pula sesi diskusi tematik tentang teknologi AI dalam keseharian seni kontemporer dengan dipandu dua pemantik diskusi, Wildan Panotomo (animator 3D) dan Dios (ilustrator 2D).

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan naskah Sumpah Pemuda yang dipimpin oleh Fansah Adila (Chairman Lajur Kanan Project).

’Gelaran CPP kali ini berhasil membuka pintu bagi para seniman muda dan komunitas untuk bersatu, berkreasi dan menggali pemahaman yang lebih dalam tentang dampak teknologi AI dalam dunia seni.

"Melalui kesatuan perasaan dan pikiran, para peserta acara ini berhasil menyelaraskan perkembangan kecerdasan buatan dengan ekspresi seni,’’ terangnya. (dwi/jif/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#film #Jombang #sineas #Komunitas #lajur kanan project