JOMBANG – Keluhan sejumlah pedagang Pasar Tunggorono terkait fasilitas toilet yang mangkrak direspons Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jombang.
Dinas Perdagangan Jombang menyebut sebelumnya telah menemukan ada permasalahan pada instalasi air ke toilet Pasar Tunggorono.
Kabid Sarana Perdagangan dan Bapokting Disdagrin Jombang Yustinus Harris Eko Prastijo mengaku belum mengetahui perihal permasalahan toilet Pasar Tunggorono.
Karenananya pihaknya akan segera mengecek ke lokasi. ”Waktu itu toilet sudah lancar bisa digunakan. Kita akan cek dullu,” ujarnya.
Hanya saja, dirinya mengungkapkan memang sebelumnya ada masalah tentang instalasi air.
Dikarenakan PDAM telat masuk. ”Makanya berencana mau ngebor sumur sendiri,” bebernya.
Hanya saja, sumur bor ini nantinya akan dibayai dari patungan pedagang Pasar Tunggorono.
”Karena itu kan tidak dianggarkan. Hanya pembangunan toiletnya yang masuk RAB (rencana anggaran biaya),” imbuhnya.
Saat ditanya, berapa iuran yang nantinya dibebankan oleh pedagang, Haris mengaku masih belum tahu.
”Ini saya koordinasikan dulu dengan paguyuban pasar. Berapa besaran iurannya,” pungkas Haris.
Baca Juga: Pasar Pon dan Pasar Tunggorono Dipastikan Tak Rampung Hingga Tutup Tahun
Seperti diberitakan sebelumnya, usai dirersmikan sekitar Juli lalu, proyek pembangunan Pasar Tunggorono yang menelan anggaran Rp 3,7 miliar banyak dikeluhkan pedagang.
Selain pengerjaan yang molor hingga melewati tahun anggaran, sejumlah fasilitas umum (fasum) pasar hingga kini tak optimal.
Salah satunya fasilitas toilet yang tak bisa difungsikan.
Pantauan di lokasi, ada empat bilik toilet di areal pasar nganggur. Masing-masing pintunya terpasang gembok.(yan/naz/riz)
Editor : Achmad RW