JOMBANG - Tak berfungsinya dua proyek Pamsimas di Desa Klitih dan Jipurapah, Plandaan, Jombang dan memperparah kondisi kekeringan, direspons kalangan dewan.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang Miftahul Huda, mempertanyakan pemilihan titik sumber pada program Pamsimas sebelum dilakukan pengeboran.
”Saya mendapat laporan masih terjadi krisis air di Kecamataan Plandaan,” ujarnya.
Pihaknya sangat menyayangkan masih ada wilayah yang mengalami krisis ari meski sudah ada program Pamsimas.
”Ini yang saya sangat sayangkan ada pembangunan Pamsimas. Tapi malah tidak keluar airnya,” katanya heran.
Saat air keluar pun ternyata kualitas airnya juga tidak bagus, sehingga banyak masyarakat yang mengeluhkan air payau maupun asin.
”Pembangunan Pamsimas di Dusun/Desa Klitih dan di Dusun Brangkal, Desa Jipurapah itu juga tidak berfungsi,” tegasnya.
Hal ini menunjukkan pemilihan sumber air sebelum dilakukan pengeboran tidak tepat.
”Harusnya waktu pengeboran itu memilih titik sumber yang terbaik,” bebernya.
Terlebih lagi, saat pembangunan dan pengeboran di awal program, justru dilakukan pada saat musim kemarau seperti sekarang.
”Jangan pada saat musim hujan melakukan pengeboran. Pasti mudah mendapatkan sumber air,” pungkas Huda. (yan/bin/riz)
Editor : Achmad RW