JOMBANG – Kondisi tanggul sungai Ngotok Ring Kanal di Desa Kedungotok, Kecamatan Tembelang, Jombang kembali mengkhawatirkan.
Setelah dinormalisasi, tanggul pasangan batu itu justru longsor.
Seperti terlihat Sabtu (14/10) siang, tanggul sungai Ngotok Ring Kanal yang ambrol itu berada sekitar 30 meter dari jembatan Desa Kedungotok.
Sepanjang lebih dari 5 meter, tanggul di sisi selatan telah rontok. Pasangan batu kali terlihat menggantung di tanggul tanah.
tanBaca Juga: Proyek Jembatan Brodot, Jombang Terkendala Longsornya Tanggul Kali Konto
“Dua bulan terakhir mulai retak, setelah itu longsor,” ucap Umar, 35, warga di lokasi.
Tidak ada penanganan di lokasi sehingga longsoran tanggul kini tumbuh rumput.
Jika tak segera ditangani, dikhawatirkan kerusakan tanggul akan meluas.
“Apalagi kalau air gede kan deras sekali alirannya, takut ambrol dan lari ke desa sebelah,” lontarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid SDA Dinas PUPR Jombang Sultoni, membenarkan ada kerusakan dan longsor.
Tanggul yang longsor berkaitan dengan normalisasi yang sebelumnya dilakukan di Ngotok ring Kanal. Meski kondisi tanggul sebenarnya sudah sejak lama labil.
“Namun dulu tertahan sedimen, nah sekarang sedimen sudah dikeruk ya terus tidak ada yang menyangga lagi, sehingga ambrol,” lontarnya.
Baca Juga: Waduh! Jembatan Sungai Ngotok Ring Kanal di Jombang Jadi Tumpukan Sampah
Ia menyarankan masyarakat tak perlu khawatir soal kekuatan tanggul.
Dengan pengerukan sedimen, pihaknya menyebut tekanan air ke sisi samping kanan dan kiri sungai akan cenderung kecil.
“Kalau dulu karena penampangnya kecil, air lambat dan tekanan jadi kanan kiri, karena sekarang penampang sudah lebar. Jadi air akan tekannya ke depan, tidak lagi menyamping, relative masih aman,” pungkasnya. (riz/bin/riz)
Editor : Achmad RW