Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kondisi Miris Pasar dan Pusol di Tembelang Jombang: Sepi Pengunjung, Lapaknya Jebol dan Karatan

Ainul Hafidz • Sabtu, 23 September 2023 | 13:00 WIB

 

Kondisi sejumlah lapak di Pasar dan Pusol di Dusun Ngrawan, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang yang makin memprihatinkan
Kondisi sejumlah lapak di Pasar dan Pusol di Dusun Ngrawan, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang yang makin memprihatinkan

JOMBANG – Kondisi Pasar dan pusat oleh-oleh (Pusol) di Dusun Ngrawan, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, makin memprihatinkan.

Selain masih sepi pengunjung, beberapa fasilitas lapak pasar ini mulai muncul kerusakan, tak sedikit yang jebol dan karatan.

Pantauan di lokasi, kerusakan terlihat muncul hampir di setiap lapak yang telah dibangun itu.

Utamanya bagian sarana pendukung lapak sekarang banyak yang jebol. Kondisi besi di lapak yang jebol itu terlihat sebagian karatan.

”Ya sekarang banyak yang rusak,” kata Lini Subandriyati salah seorang pedagang.

Bagian utama lapak merupakan bangunan yang terbuat dari beton. Namun bagian atas terdapat tambahan digunakan untuk skat pedagang satu dengan yang lain.

”Rusaknya rata-rata di situ, dinding mengelupas banyak yang jebol,” imbuhnya.

Meski begitu, lapak miliknya baik cukup baik. Bagian dinding hanya mengelupas, tak sampai jebol dan besinya juga tak karatan. ”

Tapi kunci pintunya rusak dan sudah diperbaiki,” tutur Lini.

Dia adalah salah satu pedagang yang masih bertahan sampai sekarang. Sejak Oktober 2020 lalu, konsep pasar tradisional  diubah menjadi pusat oleh-oleh.

”Tambah sepi, banyak yang nggak jualan sekarang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwignyo, menyampaikan kerusakan yang muncul bakal ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapagan.

”Kami juga nggak tahu, kenapa pedagang sudah tidak mau menempati,” kata dia.

Dijelaskan, sebelumnya di area pasar dan pusat oleh-oleh itu ssudah ada pihak ketiga yang bakal menyewa.

Namun, untuk sementara masih dilakukan kajian. ”Rencana mau dibuat rest area atau apa,” imbuhnya.

Namun, ada beberapa persyaratan yang dilakukan. Terutama berkaitan dengan perubahan bangunan, mengingat bangunan pasar itu baru.

”Prosesnya agak panjang, harus ada kajian dahulu sebelum benar-benar disewa,” pungkas Suwignyo. (fid/bin/riz)

 

Editor : Achmad RW
#ngrawan #Pesantren #Jombang #Pasar #tembelang #pusat oleh oleh