Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Dinkop UM Sukses Kawal Pelaksanaan Program Bupati-Wabup "Jombang Berkadang"

Wenny Rosalina • Kamis, 21 September 2023 | 14:30 WIB
Pelatihan kue kering dan penyerahan alat masak di Desa Rejosopinggir Kecamatan Tembelang.
Pelatihan kue kering dan penyerahan alat masak di Desa Rejosopinggir Kecamatan Tembelang.

JOMBANG – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Jombang, telah berhasil mensukseskan program unggulan Bupati Mundjidah dan Wabup Sumrambah yakni Jombang Berkadang.

’’Kami yang membuat juknis dan mengawal suksesnya program unggulan Bupati Mundjidah Wabup Sumrambah, Jombang berkadang,’’ kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jombang, Fakhrudin Widodo SH MM.  

Program Jombang berkadang tersebut merupakan amanah dari pasangan Bupati Mundjidah dan Wabup Sumrambah, memberdayakan masyarakat Kabupaten Jombang utamanya perempuan.

Mereka diberi pelatihan dan fasilitas berupa sarana prasarana.

Serta menjembatani agar masyarakat bisa bergabung dengan aosiasi pengusaha yang linier agar semakin berkembang.

’’Kita yang buat juknisnya, yang eksekusi masing-masing desa, kegiatan ini sudah sukses berjalan,’’ jelasnya.

Tidak hanya itu, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro juga memfasilitasi terkait legalitas, pangan industri rumah tangga (PIRT), nomor induk berubasa (NIB) hingga label halal.

Sementara itu, untuk yang pertama kalinya, Jombang memiliki program temu usaha per kecamatan.

Temu usaha tersebut diikuti pengusaha yang memiliki produk unggulan di masing-masing desa.

’’Temu usahanya tingkat kecamatan, yang mengikuti para pengusaha di desa-desa yang memiliki program unggulan,’’ katanya.

Temu usaha itu dilakukan untuk sharing, dan memberikan masukan satu sama lain.

Melalui arahan bupati, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menggandeng para pengusaha untuk memberikan pelatihan kepada warga lapas Jombang yang setahun lagi bebas.

’’Agar mereka memiliki keterampilan ketika sudah bebas,’’ jelasnya.

Warga lapas yang ikut pelatihan juga dibukakan rekening. Hasil keterampilannya dijual, dan uang yang didapatkan dimasukkan dalam rekening tersebut.

Tujuannya, agar mereka bebas, memiliki modal untuk buka usaha.

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro juga memiliki fasilitas klinik informasi usaha mikro, untuk menjembatani jika ingin bergabung dengan asosiasi yang linier. (wen/jif/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#DInkop UM #Jombang #5 Tahun Kepemimpinan Bupati Mundjidah Wabup Sumrambah