JOMBANG – Momen 5 Tahun Kepempimpinan Bupati Mundjidah dan Wabup Sumrambah, Dinas Peternakan (Disnak) Jombang terus berupaya mempertahankan peringkat nol kasus penyakit mulut dan kuku (PMK).
Hal ini dilakukan dengan langkah meningkatkan pemeriksaan rutin. Serta vaksinasi hewan ternak seperti sapi, kambing dan domba yang belum mendapatkan vaksin PMK
Kepala Disnak Jombang, Agus Susilo Sugioto, mengatakan, Kabupaten Jombang telah mencapai peringkat nol kasus PMK.
’’Kasus PMK sudah dua bulan ini zero case dan tidak ada penambahan kasus baru. Semoga ini terus berlangsung tanpa penambahan kasus baru,’’ katanya saat dikonfirmasi, kemarin.
Untuk menjaga agar tetap bebas dari kasus PMK, pihaknya terus melakukan vaksinasi PMK. Upaya ini mencakup berbagai jenis vaksin.
Termasuk vaksin tahap 1, 2, dan 3 untuk sapi. Saat ini, fokus juga diperluas untuk melibatkan ternak kambing dan domba yang belum mendapatkan perhatian serupa.
’’Dengan jumlah populasi kambing dan domba yang signifikan, kami instruksikan kepada tim lapangan untuk menjangkau ternak kambing dan domba yang sebelumnya belum tersentuh vaksin,’’ tuturnya
Agus menambahkan, populasi hewan ternak terbesar berada di wilayah selatan dan utara Kabupaten Jombang.
Jombang tengah memiliki populasi yang lebih sedikit. Meskipun begitu, vaksinasi terus diperluas untuk mencakup semua wilayah.
Capaian vaksinasi saat ini menunjukkan hasil positif. Lebih dari 90 persen sapi perah yang telah divaksin, serta 85 persen sapi potong.
’’Untuk kambing dan domba, upaya vaksinasi akan terus ditingkatkan hingga mencapai 80 persen,’’ bebernya.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pembentukan kekebalan komunal pada ternak yang rentan terhadap PMK di Kabupaten Jombang akan terpenuhi hingga akhir tahum.
’’Sehingga menjaga keberhasilan pencapaian peringkat nol kasus PMK,’’ tegasnya. (yan/jif/riz)
Editor : Achmad RW