JOMBANG - Puluhan warga Dusun Canggon, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek Jombang membuat prosesi unik untuk merayakan kemerdekaan Ke-18 Indonesia. Warga, mengibarkan bendera merah putih raksasa di lapangan desa setempat Kamis (17/8).
Tak tanggung-tanggung, ukuran bendera raksasa itu mencapai panjang 20 meter dan lebar 15 meter. Bendera raksasa ini simbul pelecut semangat dan salah satu wujud cinta NKRI.
Pantauan di lokasi, sejak pagi warga begitu antusias mengikuti pengibaran bendera yang diarak dari kampung menuju lapangan. Bendera raksasa tiba di lapangan pukul 10.10.
Butuh 10 orang lebih untuk membentangkan sang saka merah putih ini di tengah lapangan. Sementara 9 orang bertugas mengikat tali bendera.
Karena ukurannya besar, butuh waktu 10 menit bendera raksasa itu benar-benar berkibar di tengah lapangan.
Bendera yang besaru membuat bagian atas tiang ikut melengkung. Meski begitu, hingga upacara selesai bendera raksasa tetap berkibar.
Kades Ngudirejo Lantarno mengatakan, pengibaran bendera raksasa menjadi kegiatan rutin warganya. Tahun ini merupakan tahun ketiga bendera raksasa berkibar.
”Alhamdulillah kita merayakan dan memperingati Kemerdekaan RI sukses dan masyarakat semangat,” katanya.
Warganya memang terlihat antusias ambil bagian dalam pengibaran bendera raksasa ini. Tak sedikit warga yang mengenakan pakaian adat.
Kalangan ibu-ibu juga mengenakan seragam sekolah, mulai SD hingga jenjang SMA. Menurutnya, pengibaran bendera raksasa dilakukan sebagai bentuk rasa cinta NKRI.
”Selain itu kita ingin menjadi desa lain dari yang lain. Bendera yang kita kibarkan terbesar se-Jombang, bahkan mungkin se-Jawa Timur,” tutur Lantarno.
Pihaknya berharap, berkibarnya bendera raksasa bisa menjadi pelecut semangat masyarakat untuk terus berjuang memajukan negara. (fid/bin/riz)
Editor : Achmad RW