Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Selain Tanpa Kepala, Mayat Korban Mutilasi Jombang Kondisinya juga Tanpa Busana

Achmad RW • Sabtu, 5 Agustus 2023 | 19:11 WIB
Petugas kepolisian dibantu relawan saat proses evakuasi dua karung yang berisi tubuh mayat korban mutilasi di Jombang
Petugas kepolisian dibantu relawan saat proses evakuasi dua karung yang berisi tubuh mayat korban mutilasi di Jombang

JOMBANG – Mayat korban mutilasi yang ditemukan di saluran air Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno Jombang Jumat (4/8) ditemukan dalam kondisi terpotong potong. Kondisinya, juga tanpa kepala dan juga tanpa busana.

"Posisinya karena korban mutilasi ya memang tanpa busana begitu, tapi membusuk," terang Kapolsek Mojowarno AKP Pranan Edi.

Pranan menjelaskan, mayat korban mutilasi itu dipotong dalam empat potongan. Satu potongan besar di karung bertama, berisi leher bagian bawah hingga kaki. Sementara potongan ke dua dan ketiga, berisi kedua tangan. 

Kedua potongan itu, dimasukkan dalam dua karung berbeda yang diletakkan bersebelahan. "Sementara kepalanya belum ditemukan, posisinya memang terpotong dan kepalanya tidak di situ," imbuhnya.

Pihaknya, kini juga tengah menunggu hasil pemeriksaan dari tim kedokteran forensik RS Bhayangkara Kediri. Jenazah itu, rencananya akan diotopsi dan diperiksa lebih lanjut. "Kita tes DNA juga kalau perlu nanti," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di Dusun/Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno geger Jumat (4/8) malam. Warga, menemukan dua karung berisi potongan tubuh manusia. Diduga mayat itu merupakan korban mutilasi.

Dari data yang dihimpun, mayat yang diduga korban mutilasi itu pertama kali ditemukan warga yang sedang mencari ikan. Lokasinya berada di pinggir sebuah saluran kecil di pinggir jalan raya.

“Ya tadi diberitahu ada mayat di karung, terus saya cek ke sini ternyata benar,” terang Supriyanto, relawan Semar di lokasi.

Supriyanto menjelaskan, saat ia tiba di lokasi, ia melihat dua karung putih yang berisi potongan tubuh manusia. Kedua karung itu, juga terlihat diletakkan berjajar dan bersisihan.

 “Karung ada dua, terpisah tapi berjajar. Satu karung berisi potongn tangan, satunya lagi badan sampai kaki,” ungkapnya.

Penemuan itu, kemudian dilaporkan kepada pemerintah desa setempat dan dilanjutkan kepada pihak kepolisian. Diduga kuat, mayat itu merpakan korban mutilasi. “Kelihatannya dimutilasi, karena terpisah badannya,” pungkasnya. 

Saat ditemukan, polisi menyebut korban mutilasi itu sudah dalam kondisi tak utuh. Bahkan disebut diperkirakan sudah lebih dari seminggu.

“Ya dia memang korban mutilasi, kalau kata dokternya malah perkiraan bisa sampai dua minggu itu dari hari meninggalnya,” terang Kapolsek Mojowarno AKP Pranan Edi.

 

Kondisi itu, juga dibenarkan Kasatreskrim Polres Jombang AKP Aldo Febrianto. Dari ciri-ciri mayat, pihaknya memastikan ia merupakan korban mutilasi. 

“Dari pemeriksaan sementara, melihat kondisi dan ciri-cirinya, mayat tersebut merupakan korban mutilasi,” terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Aldo Febrianto.

Kasatreskrim menyebut, jenazah itu ditemukan dalam kondisi tanpa kepala dan dimasukkan dalam dua buah karung. Jasadnya juga telah membusuk. “Ditemukannya tanpa kepala,” lanjutnya.(riz)

Editor : Achmad RW
#mayat #Mojowarno #Jombang #korban mutilasi #japanan