Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kesulitan Air, Petani di Jombang Pilih Tanam Kacang Tanah Ketimbang Padi

Achmad RW • Minggu, 9 Juli 2023 | 13:20 WIB
Petani kacang tanah di Desa Dapurkejambon, Kecamatan Jombang sedang merawat sawahnya.
Petani kacang tanah di Desa Dapurkejambon, Kecamatan Jombang sedang merawat sawahnya.

JOMBANG – Sebagian petani di Desa Dapurkejambon, Kecamatan/Kabupaten Jombang memilih tanam kacang tanah. Mereka tak mampu menanam padi karena terkendala pengairan yang tidak mengalir sampai ke sawah.  

”Kalau tanam padi kebutuhan airnya kurang, di sini pengairan mengandalkan dari sumur bor,” kata Muklas salah seorang petani yang tinggal di Dusun Dapurno.

Kini, ia merawat tanaman kacang tanah yang sudah bersuaia 30 hari. Dia mengaku, kala musim kemarau seperti sekarang, petani memang harus mengeluarkan uang lebih banyak.

Sebab, biaya operasional bertambah lantaran pengairan dengan mesin pompa. Alasan itu pula yang membuat dia beralih menanam kacang tanah dalam beberapa tahun terakhir.

”Untuk kacang sama jagung pengairannya hampir sama. Paling butuh tujuh kali mompa, sementara padi (pengairan) bisa lebih,” imbuh dia.

Dengan begitu, menurut Muklas, biaya operasional tak lagi membengkak. Kebutuhan pengairan sawah hingga panen hanya tujuh kali.

”Yang tanam padi di sini masih ada, rata-rata area persawahan dekat dengan sungai, pengairannya lancar,” tuturnya.

Biasanya, kacang akan dipanen memasuki usia 90 hari. Sawah miliknya seluas 1.400 meter persegi terkadang mendapat 1,2 ton. ”Tapi masih basah, soalnya dijual langsung ke penebas,” ujar Muklas.

Kendati begitu tanaman kacang tetap rentan terserang hama penyakit. Terlebih sekarang ini, hama ulat hingga belalang menjadi momok bagi petani.

“Ulat itu pasti, setiap tahun mesti muncul. Apalagi setelah 30 hari daunnya pasti ada yang kena,” tutur dia.

Muklas kemudian menunjukkan sebagian daun yang sudah diserang ulat. Kondisi daun bolong-bolong. Namun, sementara sudah diatasi dengan memberi semprotan obat.

”Kalau dibiarkan biasanya pengaruh ke buah, hasil panen juga turun,” pungkasnya. (fid/bin/riz)

 

Editor : Achmad RW
#petani #kesulitan air #dapurkejambon #kacang tanah #Jombang