JOMBANG – Pohon serut yang berada di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Parimono Jombang mati. Selain tak terawat, kondisi pohon itu dibiarkan mengering hingga kulit pohon mengelupas. Padahal pohon itu tertanam di tengah taman dan sudah memiliki daun.
”Kelihatannya sudah lama mati,” kata Hartaji salah seorang warga. Menurutnya, awal mula ditanam, perkembangan pohon serut cukup baik dan tumbuh daun.
Namun, lama kelamaan pohon terlihat kering. ”Sampai batangnya keropos, kulitnya juga banyak yang mengelupas,” imbuhnya.
Dia pun sangat menyayangkan pohon yang sengaja ditanam di tengah taman namun tidak dirawat. ”Seperti dibiarkan dan tidak dirawat,” ujar pedagang kaki lima ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang Miftahul Ulum, melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan RTH M Amin Kurniawan, tak menampik bila area RTH Parimono masuk wilayah kewenangan pemkab. Termasuk penanganan taman dan perawatan pohon.
Terkait adanya pohon yang mati, ia bakal melakukan pengecekan. Sebab, di lokasi terdapat banyak tanaman. ”Kita cek dahulu dan akan dievaluasi,” tutur dia.
Selain ada yang dari pihak lain, sebagian pohon juga bersumber dari APBD Kabupaten. ”Makanya biar dicek teman-teman dulu,” pungkasnya. (fid/bin)
Editor : Achmad RW