JOMBANG – Cuaca panas di Jombang beberapa minggu terakhir membuat sebagian warga berburu buah segar. Seperti terpantau di deretan pedagang buah Pasar Citra Niaga (PCN) Jombang, kemarin (4/7). Permintaan sejumlah buah segar meningkat hingga dua kali lipat.
Suwoto, salah satu pedagang buah mengatakan, sejak memasuki musim kemarau, permintaan buah-buahan segar di lapaknya meningkat. ”Ya rata-rata meningkat hingga dua kali lipat,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Dari beberapa buah yang dijual, pembeli rata-rata memilih buah yang mengandung banyak kandungan air. Misalnya jeruk madu, jeruk peras maupun semangka. Tiga jenis buah ini dinilai konsumen bisa melepas dahaga di siang hari.
Apalagi bila buah-buahan itu dimasukkan ke lemari es. ”Jeruk dan semangka paling banyak,’’ tambah pria berkacamata ini.
Dijelaskan, harga jeruk madu saat ini per kilogramnya dibanderol Rp 18.000. Harga itu naik dari sebelumnya Rp 15.000. Sedangkan, jeruk peras dijual lebih murah yakni Rp 10.000 per kilogram.
Menurut dia, paling mahal adalah semangka yang dibanderol Rp 13.000 per kilogram. “Karena satu buah semangka tanpa biji bisa empat sampai lima kilogram,’’ terangnya.
Suwoto menambahkan, beberapa jenis buah lain juga banyak diminati masyarakat meski tak sebanyak jeruk dan semangka. Misalnya, buah pir yang dijual Rp 35.000 per Kg, sawo Rp 15.000 per Kg, salak Rp 10.000 per Kg, maupun melon Rp 15.000 per Kg. ”Ya permintaan buah jenis lain juga naik,’’ papar dia.
Ia mengatakan, buah yang didatangkan dari Banyuwangi itu bisa laku terjual ratusan kilogram setiap hari. ”Misalnya jeruk sehari bisa laku 2 kuintal, kalau hari normal bisa 100 kilo,’’ pungkasnya. (ang/bin/riz)
Editor : Achmad RW