JOMBANG – Ribuan peziarah memadati kawasan wisata religi Makam Gus Dur di Kompleks Pesantren Tebuireng pada momentum libur hari raya Idul Adha dan long weekend. Dibandingkan hari biasa, persentase peningkatah mencapai dua kali lipat.
Pantauan di lokasi Minggu (2/7) kemarin, tampak area parkir kawasan wisata religi makam Gus Dur dipenuhi kendaraan bus dan mobil peziarah.
Di area makam tampak dipenuhi peziarah yang datang dari berbagai daerah. Tidak hanya dari kalangan dewasa, para peziarah banyak juga dari kalangan anak-anak sekolah.
Berdasarkan catatan pengurus pondok, jumlah peziarah makam Gus Dur mengalami peningkatakan pada libur Idul Adha ini.
”Ya kalau saat hari-H Idul Adha masih lengang. Tapi sejak Sabtu (1/7) kemarin, sudah mulai banyak dan mengalami peningkatan dua kali lipat dari hari-hari biasanya,’’ ujar Teuku Azwani, salah satu pengurus pondok kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Ia menyebut, pada hari biasa jumlah pengunjung paling banyak antara 2.000-5.000 orang per hari. Namun, di momentum cuti bersama Idul Adha yang bertepatan dengan libur sekolah ini, jumlahnya meningkat tajam.
”Perkiraan mencapai 7.000-an peziarah. Kebanyakan adalah anak-anak sekolah,’’ jelas dia.
Pihaknya juga mengaku bersyukur, dengan peningkatan itu bisa berdampak positif pada masyarakat khususnya pedagang yang berjualan di kawasan makam Gus Dur.
”Alhamdulillah, biar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, para pedagang di sekitar wisata religi makam Gus Dur,’’ pungkasnya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW