JOMBANG - Pedagang Kaki Lima (PKL) masih menjamur di Jl KH Ahmad Dahlan Jombang. Baik di sisi kanan dan kiri jalan dipadati pedagang. Meski kerap ditegur Satpol PP, mereka tetap kembali.
Pantaun di lokasi Minggu (26/6), baik sisi kanan maupun sisi kiri trotoar berjejer rombong milik pedagang. Maklum jalan itu merupakan akses ke Alun-Alun Jombang. Sebelum rehabilitasi trotoar, jalanan tersebut memang setiap harinya dipenuhi lapak pedagang.
Siswono salah seorang pedagang pentol mengaku sejak pagi mengkal di lokasi. Utamanya ketika akhir pekan. ”Pas CFD berangkatnya lebih pagi,” kata Siswono.
Dia semula berjualan di depan Masjid Baitul Mukminin. Namun, pindah lokasi jualan ke trotoar itu usai mendapat teguran dari petugas. ”Tadi siang pukul 10.30 sudah diobrak, nggak boleh jualan di situ,” imbuh dia.
Bukan kali ini saja Siswono kucing-kucingan dengan petugas. Hampir setiap hari harus berpindah lokasi jualan. ”Pokoknya kalau sudah nggak ada (petugas), balik lagi jualan di sana,” tutur Siswono.
Dia memilih berjualan di lokasi itu lantaran tempatnya strategis. Karena dekat dengan alun-alun sehingga dekat dengan pembeli. ”Sebenarnya sudah tahu nggak boleh, pokoknya kalau ada obyakan pindah,” ujar lelaki yang akrab disapa Sis ini.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Jombang Thonsom Pranggono mengakui, pihaknya sudah kerap kali menerjunkan petugas untuk menertibkan pedagang. Khususnya di sekitaran alun-alun. ”Karena ibu bupati menghendaki alun-alun steril, ketika Minggu sesuai kesepakatan (jualan) di Jl KH Wahid Hasyim),” imbuh dia.
Ketika di ruas jalan itu penuh, lanjut Thonsom, pedagang bisa ke Jalan KH A Dahlan. Namun hanya sampai pukul 10.00 saja. ”Jadi begini, pada intinya semua itu dilarang. Khusus Minggu saja, untuk menampung teman-teman pedagang,” tutur Thonsom.
Thonsom mengatakan, saat turun ke lapangan, petugas sifatnya mengimbau agar tak berjualan di pinggir jalan. ”Yang jelas pedagang sebenarnya mengetahui tidak boleh jualan di situ. Tapi, bagaimana lagi, mereka cari nafkah sehingga kita kucing-kucingan, setelah kita minta pindah, mereka balik lagi,” kata Thonsom. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW