JOMBANG – Wisata Sumberboto yang terletak di Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno sepi pengunjung. Bahkan saat libur pekan, jumlah pengunjung yang datang bisa dihitung dengan jari.
Indah, 35, salah satu pengunjung wisata Sumberboto mengatakan, biasanya setiap libur pekan dirinya mengajak keluarganya berwisata di Sumberboto. ”Kalau ke sini ya sering. Biasanya mengantar anak-anak untuk berenang,” katanya.
Dikatakan Indah, air di kolam renang Sumberboto sangat sejuk dan segar. Pemandangan alam di lokasi juga masih sangat asri dan sejuk. Hanya saja, sangat disayangkan wisata itu kurang dikelola dengan baik.
”Kalau banyak fasilitas main anak-anak pasti lebih ramai. Sekarang fasilitas main anak-anak sudah rusak, hanya bisa untuk berenang saja,” katanya.
Akses masuk ke lokasi wisata juga tak mulus. Harusnya pemerintah memperhatikan wisata sejarah seperti ini agar tidak punah kedepannya. ”Sayang kalau punah. Kalau dikelola dengan baik pasti ramai,” tuturnya.
Puwanto, salah seorang pengelola wisata Sumberboto mengatakan, sepinya pengunjung diakibatkan fasilitas yang kurang memadai. Mainan anak-anak misalnya, hanya terlihat tiga macam. "Kayak mainan anak-anak itu masih kurang," katanya saat dikonfirmasi, kemarin.
Selain itu, jalan utama pengunjung dari loket pembelian karcis hingga memasuki tempat wisata yang berjarak sekitar 300 meter sudah mulai rusak. Malah terkadang membahayakan pengunjung, terutama saat musim hujan. "Loket depan itu kurang baik juga jalan menuju ke sini (wisata) perlu perbaikan,” imbuhnya.
Upaya untuk memperbaiki jalan dan loket sebenarnya sudah dibicarakan dengan pengelola jauh-jauh hari sebelumnya. Bahkan hasil koordinasi itu sudah disampaikan kepada pihak pemerintah setempat. ”Penambahan mainan anak-anak, perbaikan jalan dan lain sebagainya itu, sudah kami ajukan ke pemkab," pungkas Purwanto. (yan/naz/riz)
Editor : Achmad RW