Kepala Dinas P dan K Jombang Senen melalui Kabid Kebudayaan Dian Yunitasari mengatakan, pihaknya sudah mulai berancang-ancang melakukan ekskavasi Situs Sendang Made. Saat ini masih dalam koordinasi dengan BPK Jatim. ”Ya, kita masih koordinasi dengan BPK untuk menentukan Situs Mbah Blawu di Desa Sukosari atau Sendang Made di Desa Made wilayah Kecamatan Kudu,” ujar Dian, kemarin (11/6).
Dijelaskan, kedua situs tersebut memiliki potensi arkeologis untuk diselamatkan. Baik Situs Mbah Blawu yang merupakan peninggalan era Majapahit atau Situs Sendang Made peninggalan era Airlangga. ”Ya, kedua-duanya memiliki potensi. Namun, hasil koordinasi awal dengan BPK, sebaiknya Sendang Made yang didahulukan,” tambahnya.
Di Situs Sendang Made, pihaknya berencana melakukan ekskavasi pada temuan struktur di tengah sedang. Ia meyakini, di struktur tersebut menyimpan potensi arkeologis. ”Kemarin informasinya kalau di sendangnya ada struktur. Namun, memang harus dikuras dulu,” papar dia.
Soal kapan jadwalnya, ia belum dapat memastikan. Sebab, pihaknya harus menyesuaikan dengan jadwal BPK Jatim. ”Insya Allah kita laksanakan Agustus mendatang, menyesuaikan dengan jadwal BPK Jatim,” pungkasnya. (ang/naz/riz) Editor : Achmad RW