Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi, menjelaskan untuk sementara jalan penghubung dua desa ditutup karena ada pekerjaan pelebaran jembatan. ”Jadi sudah dimulai pekerjaannya, ruas Bulurejo-Gajah ditutup sampai pekerjaan selesai,” katanya.
Pekerjaan itu dilakukan lantaran kondisi jembatan terlalu sempit atau tak sesuai standart. Hanya memiliki lebar 4 meter. ”Begini, kondisi jembatan kita rata-rata low standart atau masih di bawah 6 meter. Sehingga sekarang kita nyicil melebarkan jembatan,” imbuh dia.
Sesuai aturan yang ada, untuk lebar jembatan juga mengikuti lebar jalan. ”Minimal lebarnya 6 meter,” ujar Bayu. Karena itu jembatan yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Ngoro tersebut akan dilebarkan. Dari semula 4 meter menjadi 6 meter. ”Tidak dibongkar total, lebarnya ditambah saja,” pungkasnya.
Sementara itu, pantauan di laman resmi LPSE Jombang, paket rehabilitasi jembatan Bulurejo - Gajah disiapkan anggaran Rp 1,6 miliar. Dalam kolom pemenang tercatat CV Randu Konstruksi beralamat di Desa Badas, Kecamatan Sumobito, dengan penawaran Rp 1,3 miliar ditetapkan sebagai pemenang lelang. (fid/bin/riz) Editor : Achmad RW