Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Budi Winarno mengakui, sampai saat ini masih banyak perlintasan sebidang yang belum dilengkapi palang pintu. ”Jadi total masih kurang 8 titik, tahun ini kita masang 2 titik saja,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Delapan lokasi itu menyebar mulai di Kecamatan Sumobito dan Kecamatan Bandarkedungmulyo. Masing-masing di Desa Mlaras, Badas, Segodorejo, dan Desa Ngele. Lalu dua lokasi di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto dan Desa Jabon, Kecamatan Jombang, Desa Brambang Diwek, serta Desa Gondangmanis Bandakedungmulyo.
Dari delapan lokasi itu pemkab sudah membangun tiga pos jaga tanpa palang pintu di tiga desa berbeda. Meliputi Desa Mlaras, Desa Badas dan Desa Segodoreho. Namun, tahun ini hanya dua yang rencananya dipasang palang. ”Tahun ini kita pasang di dua tempat, Desa Mlaras dan Desa Badas, untuk selanjutnya kita ajukan di P-APBD 2023,” imbuh dia.
Pada kesempatan itu ia menyampaikan belum semua terpasang palang pintu karena beberapa hal. Di antaranya persoalan klasik berkaitan anggaran. ”Pertimbangannya karena hanya ada dua itua, kalau anggarannya masuk semua ya bisa dikerjakan,” tuturnya.
Dijelaskan, satu lokasi membutuhkan anggaran berkisar Rp 235 juta. Untuk dua palang pintu dan satu pos jaga. ”Palang pintunya sekitar Rp 160 juta, sementara pos jaga kisaran Rp 75 juta,” kata Budi.
Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto, mengatakan untuk perlintasan sebidang dengan jalan menjadi tanggungjawab pemerintah. ”Sesuai UU 23/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan kewenangan perlintasan sebidang itu pemerintah,” kata Supriyanto.
Dikatakan, pemasangan palang juga tergantung masing-masing kelas jalan. ”Apakah ikut pemerintah pusat atau daerah,” imbuh dia. Meski demikian, koordinasi akan tetap berkoordinasi jika memerlukan anggota dengan lapak desa pemkab.
Mulai dari penutupan, hingga pemasangan palang pintu. ”Jadi secara prinsip dalam aturan sebetulnya tidak boleh, karena berbahaya. Yang diperbolehkan itu bangun underpass atau overpass, makanya pemerintah membangun flyover dan sebagainya,” pungkas dia. (fid/bin/riz) Editor : Achmad RW