Salah satunya, diakui Iwan, 34, penyedia jasa jahit sandal. Ia mengaku, sejak H-10 kemarin jumlah pelanggan yang datang kepada dirinya cukup banyak. ”Alhamdulillah mulai meningkat. Satu orang ada yang bawa dua sampai tiga pasang,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Dalam sehari, warga Wersah Kepanjen ini mendapat sekitar 15 pasang jahitan. Jumlah itu naik dari jumlah pada hari normal sekitar 3-4 pasang. ”Bisa 15 pasang sepatu dalam sehari kalau sekarang,’’ terangnya.
Mengenai harga jahit sepasang sepatu/sandal, tarifnya sejak tahun lalu tidak berubah. Yakni Rp 10 ribu per pasang. ”Kalau harga tetap, Rp 10 ribu per jahitan,’’ tandasnya. Sejak 2003 membuka lapak di area Jl Prof Buya Hamka, Iwan mengaku permintaan jelang hari raya selalu naik. Sebagian orang memilih menggunakan sepatu lama yang masih layak di momen lebaran. ”Rata-rata yang dibawa ke sini masih bagus, tapi ada sol yang mengelupas. Itu yang dijahit,’’ pungkasnya. (ang/bin/riz) Editor : Achmad RW