Seperti terlihat Kamis (20/4) siang, kondisi jalur nasional di Kecamatan Bandarkedungmulyo hingga simpang Jombang-Nganjuk-Kediri (Banjuri) padat merayap. Kendaraan terlihat mengular hingga lebih dari 1 kilometer.
“Sejak pukul 06.30 kendaraan memang makin banyak, khususnya dari arah timur, yang dari arah barat cenderung lengang malahan,” terang Jimmy, 45, warga Bandarkedungmulyo.
Kepadatan ini terlihat usai melintasi SPBU Gondangmanis. Kendaraan yang didominasi sepeda motor dan mobil pribadi mengular dan hanya bisa berjalan pelan. Bahkan, sesekali kendaraan harus terhenti total ketika persimpangan kereta api ditutup.
Lepas dari simpang rel KA Bandarkedungmulyo, kemacetan kembali berlanjut hingga ke simpang tiga Mengkreng. Mobil dan motor harus berjalan merayap. Di ujung simpang tiga mengkreng, pola buka tutup jalur dilakukan petugas kepolisian untuk menghindari kemacetan yang semakin parah.
Menurutnya, penumpukan kendaraan terjadi lantaran momen lebaran yang kian dekat. “Apalagi ini kan tali sudah dipasang, tidak bisa putar balik lagi, jadi terlihat sekali kalau sudah padat begini,” tegas dia.
Kondisi seperti ini biasanya akan bertahan hingga beberapa hari ke depan. “Ini belum puncaknya, biasanya paling banyak dan paling macet itu kalau hari H lebaran dan H+1,” pungkasnya. (riz/bin/riz) Editor : Achmad RW