Hal ini terlihat saat apel pasukan TNI, Polri, Dishub Jombang, Satpol PP dan unsur relawan di Mapolres Jombang, Senin (17/4) pagi. Apel dipimpin Bupati Mundjidah Wahab dan diikuti sejumlah tokoh masyarakat maupun tokoh agama.
Dalam amanatnya, Bupati Mundjidah Wahab menyampaikan salah satu upaya mengecek kesiagaan pasukan dalam mengamankan mudik lebaran dan menciptakan suasana yang kondusif di Jombang. "Untuk memastikan dari TNI, Polri, dan pemerintah siap melakukan pengamanan lalulintas, maupun pengamanan," ucapnya.
Bupati juga menyebut peran kepala desa juga sangat penting untuk menginformasikan kepada warganya. Selalu mematuhi peraturan lalulintas dan mengecek keamanan lingkungan sebelum mudik lebaran.
"Kepala desa harus menginformasikan kepada warganya agar saat meninggalkan rumah itu harus benar-benar terjaga. Artinya jangan sampai ada listrik yang nanti membahayakan, agar tidak terjadi kebakaran atau bahaya yang lain," sambung Mundjidah.
Sementara itu, Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat menjelaskan, selama operasi ketupat Semeru 2023, ada 390 personel yang disiagakan. "Jumlah personel yang kita libatkan itu 310 dari internal (Polri,TNI, Satpol PP dan Dishub) serta 80 dari eksternal," ujarnya.
Ada beberapa titik yang akan menjadi wilayah rawan kecelakaan dan kemacetan. Karena itu penjagaan anggota dan pembangunan pos telah disiapkan. "Ada pos pelayanan di Bandarkedungmulyo, pos pengamanan khususnya di exit tol, di tengah kota dan Ploso juga," tegas dia. (riz/bin/riz) Editor : Achmad RW