Seperti yang terlihat Kamis (23/3) siang, jalan poros terlihat berlubang besar. Lokasinya, juga berada di bagian tengah lubang. “Sudah lebih dari enam bulan rusak, dan terus bertambah lebar,” ungkap Apriyanto, 38, salah seorang warga di lokasi.
Jalan rusak itu membuat bentuk aspal halus kini berubah laiknya jalan makadam. Tak jarang, pengguna jalan yang melintas jadi korban kecelakaan lalu lintas. “Banyak yang terperosok, apalagi kalau habis hujan, nggak terlihat lubangnya,” tambah dia.
Warga berharap, kerusakan jalan bisa segera diperbaiki. Terlebih statusnya yang jadi jalur poros menuju pusat kantor desa. “Kantor desa di selatan, ini jalan utamanya. Harusnya ya segera ditambal atau diperbaiki,” tegasnya. (riz/bin/riz) Editor : Achmad RW