Penanggung Jawab Operasional Lapangan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang Stevie Maria sampai saat ini, pihaknya masih terus melakukan pendataan dampak bencana angin kencang yang terjadi Sabtu (18/3). ”Data yang kami catat, ada sekitar 24 rumah warga rusak. Rata-rata rusak ringan,” bebernya (19/3).
Ditambahkan Pepy, selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum seperti musala dan sekolahan juga mengalami kerusakan. ”Ada satu tempat usaha yang mengalami rusak berat,” ungkapnya.
Kendati demikian, saat ini rumah warga yang mengalami kerusakan sudah dilakukan perbaikan secara gotong royong. ”Rumah warga yang rusak sudah mulai dilakukan perbaikan secara gotong royong,” bebernya.
Tak hanya itu, akibat angin kencang juga mengakibatkan sejumlah peneduh jalan tumbang dan menutup sejumlah ruas jalan. Bahkan pantauan di lokasi, hingga Sabtu malam, sekitar pukul 19.00, suasana jalan raya Mojowarno-Mojoagung gelap gulita lantaran sebagian jaringan listrik terputus. Jaringan listrik ke sebagian besar rumah-rumah warga juga ikut padam. ”Beruntung tidak ada korban jiwa dari insiden ini. (yan/naz/riz) Editor : Achmad RW