Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Debit Tinggi Tanggul Jebol, Aliran Sungai Konto-Afvour Besuk Siaga Bencana!

Achmad RW • Kamis, 2 Maret 2023 | 13:10 WIB
Kondisi tanggul sungai konto sisi kiri yang jebol di Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo. Jebolnya tanggul ini membuat air meluber ke persawahan dan masuk ke afvour besuk.
Kondisi tanggul sungai konto sisi kiri yang jebol di Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo. Jebolnya tanggul ini membuat air meluber ke persawahan dan masuk ke afvour besuk.
JOMBANG – Kondisi sungai konto yang membentang di sepanjang Kecamatan Gudo hingga Bandarkedungmulyo kini rentan bencana. Selain tanggul di Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo, jebol lantaran debit air yang tinggi. Kini, kondisi Avur Besuk juga terancam.

“Jadi benar, tadi pagi (kemarin, Red), memang ada tanggul putus di Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo. Jadi tanggul kiri sungai konto putus sepanjang 11 meter,” terang Sultoni Kabid SDA Dinas PUPR Jombang.

Menurutnya, debit air sungai Konto naik sejak Selasa (28/2) malam. Hujan di wilayah hulu sungai, membuat ketinggian air terus naik. Dampaknya langsung terasa Rabu kemarin (1/3) pagi. Tanggul Konto di Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo terputus.

Ia menjelaskan, putusnya tanggul itu diakibatkan debit air konto yang sedang tinggi. Lokasi tanggul putus itu merupakan lokasi yang berhimpitan dengan tanggul jebol tahun lalu. “Posisi di hilir yang jebol tahun kemarin, air otomatis terlimpas dari sana, namun tidak mengurangi debit di sungai konto,” lontarnya.

Ia menyebut, tanggul yang putus di ujung, membuat 20-30 persen air sungai konto meluber. Jebolnya tanggul ini cukup berpengaruh ke sawah dan jalan, khususnya di wilayah Kabupaten Kediri yang berdekatan dengan sungai konto. “Akibat putusnya tanggul itu air sungai konto yang melimpas juga tertanpung di Afvour Besuk, sehingga posisi Afvour penuh sekali sekarang,” tambah dia.

Sebagai antisipasi, pihaknya telah menyiagakan petugas di beberapa bendungan yang ada sipon. Langkah ini untuk berjaga agar air tak meluap. “Jadi pintu spot balok di benrung Krembung, di Desa Barongsawahan sudah kita buka semua. Petugas juga disiagakan di sipon Prayungan, supaya nanti tidak ada sangkrah yang menyumbat saat debit Avur sedang tinggi,” imbuh Sultoni.

Selain tanggul putus, kondisi Sungai Konto juga masih belum stabil. Debit air yang masih sangat besar dari wilayah hulu, membuat perkampungan di Dusun Jayan hingga Rabu kemarin (1/3) siang masih tergenang. Rembesan air masih terjadi di lokasi. “Memang sangkrah masih menumpuk di sabuk checkdam Barongsawahan, proses pengangkatan masih dilakukan, alat berat sudah turun,” sebutnya.

Di sepanjang sungai konto juga terjadi gerusan tanggul di beberapa titik. Bahkan ada yang sampai menyebabkan jembatan penghubung antar dusun ambrol. “Benar, ada gerusan di beberapa titik. Seluruhnya sudah dilaporkan ke BBWS, dan dari BBWS tadi sudah melakukan pengecekan ke lokasi tanggul  untuk penanganan selanjutnya,” tegasnya. (riz/bin/riz)

 

  Editor : Achmad RW
#Bandarkedungulyo #tanggul jebol #wangkalkepuh #Jombang #sungai konto #Afvour Besuk #Bencana #gudo #Debit Tinggi #Tanggul tergerus #Jembatan ambruk