“Proyek ini kan bagian dari revitalisasi Alun-alun Jombang, permintaan dari Pemkab Jombang dan diusulkan lewat proposal kepada kita,” terang Kartika Candra Penyelia Umum Bank Jatim Cabang Jombang.
Proposal itu kemudian ditindaklanjuti Bank Jatim Cabang Jombang dengan menyediakan anggaran senilai Rp 350 juta untuk pembangunan. Sebelum itu, Pemkab Jombang juga sudah memberikan DED juga RAB yang diperlukan. “Jadi seluruh RAB dan desain sampai satuan sudah dari sana, dana CSR kita tahun kemarin ada Rp 350 juta juga, jadi kita laksanakan,” lanjutnya.
Bank Jatim kemudian melaksanakan pemilihan untuk kontraktor yang melaksanakan proyek itu. Ika menyebut proses lelang berlangsung tertutup. “Kita lelangnya tidak terbuka
Di ketentuan kami yang terbuka itu di atas Rp 1 miliar. Jadi kita buka lelang kemudian ada rekanan yang mendaftar,” tambah dia.
Saat itu, ia menyebut ada lima kontraktor yang mendaftarkan diri ikut dalam lelang. Meliputi 4 kontraktor dari luar kota, dan satu dari Jombang. “Prosesnya kemudian diserahkan ke Kantor Pusat (di Surabaya). Setelah seleksi ada beberapa yang kurang hingga mengundurkan diri, sampai akhirnya terpilih satu kontraktor asal Jombang,” rincinya.
Kontraktor dalam pekerjaan itu adalah CV Patra Jasa. Pemilihan kontraktor asal Jombang, selain karena memberikan penawaran yang lebih rendah, juga berkaitan dengan pembiayaan dan koordinasi yang lebih mudah. “Yang dari Surabaya dan luar kota itu ada tambahan biaya perjalanan, dan kalau yang Jombang lebih dekat, juga mudah koordinasi, harga proyek juga terkoreksi sehingga ketemu sekitar Rp 303 juta,” bebernya.
Dana itu digunakan untuk pembangunan podium di sisi utara dan beberapa item lainnya. “Jadi tidak cuma podium ya, ada gapura juga, tiang bendera kita bikin baru, paving dan bongkar pasang lampu taman,” pungkas Ika. (riz/bin/riz) Editor : Achmad RW