Pantauan di lokasi, kondisi cukup parah terpantau di depan SDN Ngudirejo 1. Dari titik itu ke arah timur maupun barat, banyak ditemukan lubang menganga. ”Kondisinya semakin parah sejak musim hujan,’’ terang David, 29, warga Jogoroto yang melintas.
Sejak jalan tersebut berlubang, menurutnya belum ada penanganan. Baik tambal sulam, pemeliharaan maupun pengaspalan. Sehingga lambat laun, lubang aspal semakin lebar. ”Harusnya cepat ditangani agar tidak mengancam pengendara,’’ terang bapak ini.
Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi, belum bisa memastikan penanganan jalan rusak di Desa Ngudirejo tersebut. Semua jalan rusak akan ditangani dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan. ”Semua jalan rusak yang tidak masuk penanganan di APBD 2023, dan jika kondisinya membahayakan akan kita lakukan perbaikan,’’ ujarnya.
Dijelaskan, jika kerusakan per titik dan tidak terlalu parah, maka ditangani dengan pemeliharaan. Warga juga bisa melaporkan kondisi kerusakan jalan melalui instansi terkait. “Nanti bisa ditangani melalui hotmix (aspal panas), lapen ataupun coolmix (aspal dingin),’’ jelas dia. Hanya saja, penanganan tidak bisa dilakukan sertamerta. ”Namun kita prioritaskan yang rusak parah dan lalu lintas tinggi,’’ pungkas dia. (ang/bin/riz)
Editor : Achmad RW