’’Saat hujan deras, di madrasah sudah kosong, tinggal satu guru yang berada di lab,’’ kata Mahmud Yunus, kepala MI Al Hidayah, kemarin.
Kerusakan menimpa ruang kantor MI. 6x13 ruas genting rusak terasapu angin. Ini membuat air masuk melalui plafon. Air yang bocor menimpa dua printer, dan buku-buku LKS. ’’Insya Allah tidak sampai rusak, karena guru yang sedang di sini langsung mengamankan,’’ jelasnya.
Kegiatan belajar mengajar siswa juga berjalan lancar, dan tidak terkendala. ’’Setelah mengetahui genting tersapu angin, saya langsung ke sini mengecek. Alhamdulillah aman, hanya sedikit ini saja yang rusak,’’ jelasnya.
Yunus mengatakan, ini baru kali pertama, sekolahnya mengalami musibah angin kencang. Satu pohon yang berdiri tepat di RA Al Hidayah juga roboh. Beruntungnya tidak ada korban. Juga tidak ada fasilitas yang rusak. Kemarin siswanya belajar seperti biasa. (wen/jif/riz) Editor : Achmad RW