Begitu tiba di halaman rumah, suasana superhero langsung terlihat. Tak hanya huruf S yang terpajang jelas di pagar rumah, tapi di taman indoor hingga semua sudut rumah, selalu ada sosok action figure ini.
Begitu masuk ke ruang tamu, siapa saja yang berkunjung langsung disambut dengan anime atau tokoh superhero berbagai ukuran. Mulai yang terkecil sampai paling besar, dengan warna khas merah biru. Semuanya disimpan rapi di almari kaca.
"Superman ini superhero kesukaan saya sewaktu masih kecil," kata Ahmad Athoillah salah satu kolektor action figure asal Jombang. Saking sukanya, sejak kecil, ia sudah mengumpulkan berbagai bentuk superhero. Terutama hadiah superman dari belanja sabun yang dilakukan ibunya secara rutin.
Ditemui di kediamannya, ia memperlihatkan koleksi Superman yang dikumpulkan sejak 2015 silam. Saat itu ia sedang jalan-jalan ke Jakarta untuk melihat pameran. Ada salah satu stand yang memamerkan superhero Superman. "Ternyata di Indonesia ada Superman Fans of Indonesia (SFoI). Nah, mulai saat itu saya mengoleksi Superman sampai sekarang," terangnya.
Ia mengaku suka dengan Superman lantaran logo S dalam kostum Superman memiliki filosofi cukup menarik. "Saya suka karena filosofi hidupnya Superman. Ada logo S. Yang kita tahu S itu adalah Superman. Tapi ternyata S ini dalam bahasa crypton (planet asal Superman, Red) artinya adalah hope (harapan)," beber dia.
Kini, koleksi Superman di tempatnya cukup banyak. Jumlahnya mencapai ratusan dari berbagai jenis dan ukuran. Untuk mengumpulkan koleksi Superman ini dia melakukan beberapa cara. Selain membeli langsung, tak jarang tukar menukar anime juga dilakukan. Terutama dari sesama kolektor action figure Superman.
"Ya pas jalan-jalan kok ada Superman yang bentuknya apa gitu saya beli. Terus dari online. Kita ada grup Superman Fans of Indonesia. Tapi ada juga yang sering tukar-menukar," paparnya.
Saat ditanya jenis koleksinya yang paling langka, ia mengaku ada dua jenis. Untuk memiliki dua jenis barang ini, ia membutuhkan waktu cukup lama. "Piringan hitam. Ada juga kotak musik yang bisa muter itu smallvile (kota tempat Superman jatuh ke bumi, Red). Sejak tahun 1920. Dapat di Indonesia, ya harganya sekitar Rp 11-12 juta," beber pria yang akrab disapa Gus Aik ini.
Ia menyebut, ada beberapa mainan yang ia datangkan dari luar negeri. "Paling jauh dari Amerika, Eropa, Inggris. Ya harganya sekitar Rp 2-3 juta," jelasnya. Karena itu dia tak menampik bila koleksi superhero kesayangannya, bisa merogoh kocek cukup banyak. "Kalau sejak 2015 ditotal ya kurang lebih ratusan juta rupiah," pungkas dia. (yan/bin/riz) Editor : Achmad RW